Home TANGERANG HUB Tiga Program, Target 5 Tahun

Tiga Program, Target 5 Tahun

0
SHARE

SERANG-Gubenur dan Wakil Gubernur terpilih Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) tinggal menunggu waktu untuk memimpin Banten. Rabu (5/4), KPU Banten sudah menggelar rapat pleno dan memutuskan WH-Andika sebagai pemenang Pilgub Banten 2017. Warga Banten menunggu, kedua pasangan ini mewujudkan janji kampanyenya.

Yakni, bakal fokus pada tiga program, yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, partai Golkar sebagai partai pengusung WH-Andika, akan memenuhi janji kampanye dengan menindaklanjutinya di tingkat fraksi di DPRD Banten.

“Yang jelas, kita akan dukung, karena yang dijanjikan oleh WH-Andika semuanya baik,” katanya saat ditemui usai rapat pleno KPU tentang penetapan gubenur dan wakil gubenur terpilih di Aula KPU Banten, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu, (5/4).

Ia juga mengucapkan rasa syukur, lantaran Pilkada Banten berjalan aman dan lancar. Bahkan menurutnya, KPU Banten telah menetapkan pasangan WH-Andika sebagai pasangan terpilih. “Semoga proses pelantikan bisa berjalan lancar juga dan tidak lama. Yang terpilih juga bisa segera menjalankan roda pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Banten Miftahudin menyampaikan, pihaknya beserta jajaran DPW PKS Banten mengucapkan selamat atas telah ditetapkannya pasangan WH-Andika sebagai pemenang Pilkada Banten Banten 2017. Semoga Banten bisa lebih baik dan lebih maju. Lebih baik dari penataan dan pembangunan infrastrukturnya.

“Lebih baik dalam membangun SDM (sumber daya manusia). Sehingga SDM Banten bisa lebih maju dan dapat bersaing. Serta bisa melakukan penataan birokrasinya lebih baik lagi,” katanya. Pada kesempatan yang sama, Sekjen DPW Partai NasDem Banten Aris Halawani mengungkapkan, pihaknya menerima hasil keputusan konstitusional dari Mahkamah Konstitusi (MK), dan juga keputusan KPU yang mentepakan pasangan WH-Andika sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur terpilih Periode 2017-2022.

“NasDem menerima keputusan konstitusional apapun yang terjadi, tidak ada lagi gesekan politik. Seperti kita tahu WH-Andika jadi pemimpin Banten periode 2017-2022. NasDem selaku partai pemerintah akan suport. Pak WH juga minta bantuan NasDem, dan Nasdem legowo,” kata Aris.

Terkait visi misi WH-Andika, Aris menegaskan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya. “Siapapun yang jadi gubernur juga bagian dari NasDem. Kita siap mendukung,” tegasnya. “RPJMD kita juga sudah habis masanya, kita juga akan susun yang baru dengan terpilihnya gubenur baru. Kita berharap Pak WH dan Pak Andika mampu sejahterakan Banten lebih baik dari sekarang. Saya selaku orang Banten ingin harapan itu terwujud. Jangan teori retorika, tapi buktikan, masyarakat sudah rindu,” sambungnya.

WH-Andika akan mewujudkan apa yang telah menjadi visi misi mereka saat kampanye. Yakni, pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan. Hal itu disampikan WH usai menghadiri rapat pleno pentepan gubenur dan wakil gubenur terpilih pada pilkada Banten 2017 di Aula KPU Banten, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (5/4).

“Secara komprehensif banyak hal yang akan kami kerjakan. Dan tentunya juga seperti yang kita sampaikan ke publik yaitu infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Dan yang pasti dalam 5 tahun harus terpenuhi semua targetnya,” kata WH.

Saat ditanya komunikasi dengan pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief, menurut WH, komunikasi selama ini baik-baik saja. “Pak Rano dan Pak Embay itu sahabat kami, selama ini kan hubungan kita baik-baik saja,” jelasnya.

Tidak lupa WH juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Banten yang telah memilih pasangan WH-Andika. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Banten.

“Syukur terima kasih, mudah-mudahan kita jadi pemimpin yang amanah,” ujarnya.

Senada, Wakil Gubenur Banten terpilih Andika Hazrumy akan memprioritaskan program sesuai dengan visi dan misi pada kampanye lalu. Meski begitu, sebelum itu dirinya akan melakukan inventarisir terkait program di pemprov yang sudah berjalan.

“Yang pasti kita ingin masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, dan akses pendidikan dengan mudah. Tapi untuk langkah awal kita akan inventarisir dulu, karena anggaran 2017 sudah diketuk. Kita akan melihat anggaran yang nanti disesuaikan dengan visi misi kami,” kata pria yang akrab disapa Aa itu.

Ia juga mengajak kepada seluruh elemn masyarakat di Banten untuk bersatu membangun Banten. Karena menurutnya, dalam membangun sebuah provinsi tidak cukup dengan dua orang saja, tapi perlu adanya peran dari berbagai pihak.

“Kita juga menjalin komunikasi dengan Pak Rano, karena bagaimanapun beliau juga kan pernah jadi gubenur. Kita butuh masukan dari beliau. Kita harap warga Banten bersatu untuk jadikan Banten lebih baik,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah mengungkapkan, sudah mengagendakan rapat pimpinan untuk membahas terkait keputusan KPU Banten yang menatapkan pasangan WH-Andika sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2017-2022.

“Nanti setelah rapat pimpinan, kita adakan banmus. Baru dari situ kita tentukan jadwal paripurna. Tahapan ini harus dilalui,” kata Asep. Menurutnya, hasil paripurna tersebut akan menjadi rekomendasi kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melantik pasangan gubenur dan wakil gubenur terpilih. “Pengajuan ke Mendagri kalau sudah hasil paripurna sudah ada,” ujarnya.

Terkait waktu pelantikan, dijelaskan Asep, hal itu mengacu pada Undang-Undang Pilkada serentak. “Pilkadanya serentak, pelantikannya juga serentak. Tapi, kalau misalnya Presiden punya agenda lain, beda lagi,” jelasnya.

“Kalau mengacu pada 5 pilkada provinsi yang sudah selesai, tinggal sisa 2 lagi dari 7 provinsi yang selenggarakan pilkada. Kalau nunggu serentak berarti Oktober (dilantik, red). Tapi kita serahkan ke kewenangan pusat. Daerah tinggal persiapkan apa yang kita siapakan untuk memenuhi perintah dari aturan yang ada,” sambungnya.

Terpisah, Ketua KPU Banten Agus Supriatna mengatakan, keputusan penetapan gubenur dan wakil gubernur Banten terpilih tertuang dalam Surat Keputusan 011/KPTS/KPU-PROV.015/TAHUN2017 tentang penetapan gubenur dan wakil gubernur Banten dalam pilkada Banten 2017.

“Sesuai dengan pasal 52 PKPU Nomor 11 Tahun 2015 supaya setelah menerima putusan MK untuk menetapkan gubenur dan wakil gubenur terpilih. Selanjutnya KPU menyerahkan kepada DPRD Banten untuk melakukan rapat paripurna istimewa,” kata Agus.

“Untuk pengangkatan dasarnya itu SK KPU tentang penetapan. Agar ditindaklanjuti kepada Presiden melalui Mendagri untuk dibuat pengangkatan gubenur dan wakil gubenur Banten,” sambungnya.

Di lain pihak, terkait ketidakhadiran pasangan Rano-Embay, Komisoner KPU Banten Syaeful Bahri menegaskan, jika pihaknya juga telah mengundang pasangan tersebut. “Undangan sudah kita sampaikan kemarin sore. Kalau tidak datang itu sih pilihan mereka, ya ini kan datang kita ucapkan terimakasih,” katanya. Lebih lanjut, Syaeful mengimbau kepada seluruh masyarakat Banten bersatu untuk membangun Banten.(tb/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here