Home TANGERANG HUB Kurangi Angka Kelahiran dengan Kampung KB

Kurangi Angka Kelahiran dengan Kampung KB

0
SHARE

SETU-Tujuh kawasan di Kota Tangsel ditetapkan sebagai Kampung KB. Ini dibuat pemerintah pusat sebagai, proyek percontohan program KB. Kemarin, ketujuh kampung itu diresmikan Walikota Airin Rachmi Diany.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten Aan Jumhana Mulyana mengatakan, tujuan diadakannya program Kampung KB untuk menekan angka kelahiran. Dengan begitu diharapkan, pemerataan pembangunan tercipta. Ini sejalan dengan program Presiden RI ‘membangun Indonesia dari pinggiran’.

Program ini berkolaborasi dengan dinas lainnya yang terkait dengan infrastruktur dan kualitas SDM.“Sarana dan prasarana akan didukung dari pihak terkait seperti jalan rusak akan berkoordinasi dengan PU, tingginya angka putus sekolah, akan dikoordinasikan dengan Dindik, dll,”ucap Aan.

Ia menambahkan, tingkat kesadaran masyarakat kampung masih rendah terhadap program KB, maka diadakan program Kampung KB yang dideklarasikan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, kemarin.

Sementara Walikota Airin Rachmi Diany berharap agar, program ini bisa berimbas positif bagi wilayah lain, meski tidak masuk dalam program itu. “Mudah-mudahan ini bisa dicontoh kelurahan lain,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana (DPMP3AKB) Khairati mengatakan, program ini akan dievaluasi akhir tahun 2019.“Dari hasil evaluasi akan dipetakan terkait apa yang harus ditingkatkan agar program ini menjadi tepat sasaran dan benar-benar merangkul warga,”imbuhnya.

Tujuh kelurahan yang ditetapkan sebagai Kampung KB adalah, Kelurahan Ciputat, Pondok Aren, Cilenggang, Keranggan, Cempaka Putih, Jelupang, dan Bambu Apus. Pemilihan Keranggan sebagai tempat deklarasi berdasarkan hasil musyawarah bersama antara masing-masing camat, lurah, dan warga. Selain itu, Lurah Keranggan Agus Muhdi mengakui bahwa Keranggan masih jauh tertinggal.

“Hal ini karena keluarga kurang sejahtera (KKS) masih banyak di sini. Makanya kehadiran kampung KB, merasa sangat terbantu,”ucapnya. Program kampung KB diharap mampu membantu dalam pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan juga pembangunan ekonomi, untuk keluarga kurang sejahtera kedepannya. (mg-01/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here