Home OLAHRAGA Askab Rancang Pusdiklat

Askab Rancang Pusdiklat

0
SHARE

Pelaksanaan Kompetisi Usia Muda Askab (Asosiasi Kabupaten) PSSI Tangerang U-19 Bupati Cup 5 telah berakhir, Minggu (21/5) sore di Stadion Mini Solear dengan Kecamatan Curug sebagai juaranya mengalahkan Sepatan dengan skor 4-2. Sebagai bentuk pembinaan berjenjang dan berkesinambungan Askab PSSI Tangerang bakal merancang program Pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) untuk jebolan Bupati Cup.

Program ini dirancang untuk memenuhi cita-cita Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang terungkap pada saat penutupan. Dimana bupati ingin kedepan 100 persen pemain Persita adalah pemain lokal Kabupaten Tangerang dan salah satunya jebolan Bupati Cup.

Inilah yang dikemukakan oleh Ketua Panitia Bupati Cup 5 yang juga Wakil Ketua Exco Askab PSSI Tangerang H. Daniel Ramdani yang menyatakan dari pemandu bakat yang disebar di pertandingan Bupati Cup ada puluhan pemain yang layak dibina lebih jauh untuk bisa berkiprah di level yang lebih tinggi.

“Askab seperti saya dan Pak Eka (H. Eka Wibayu Ketua Askab PSSI Tangerang, red) bicarakan kami harus bersikap atas keinginan Pak Bupati dan itu harus disiapkan secepatnya. Karena saat ini banyak pemain potensi diincar klub-klub amatir peserta Liga 3 (sebelumnya Liga Nusantara, red) itu karena pemain Bupati Cup punya pengalaman berkompetisi,” ungkap Daniel

Selain itu, kata Daniel Pudiklat dirancang agar semangat yang tumbuh dari Bupati Cup tetap menyala dalam diri pemain. “Kalau habis Bupati Cup buat mereka yang potensi harus disediakan agar semangat menjadi pemain sepakbola yang handal tetap tumbuh,” imbuhnya.

Sementara terkait final Bupati Cup 5, banyak pihak yang menilai final kali ini menunjukkan pembinaan sepakbola di Kabupaten Tangerang semakin merata. Tidak terkecuali Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang menikmati pertandingan final yang berlangsung seru dan ketat.

Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Tangerang terlihat kerap meloncat saat peluang membuat gol didapat kedua tim. “Panitia sukses meningkatkan kualitas pertandingan dengan menerapkan aturan dan inovasi-inovasi dalam pertandingan sehingga kualitas permainan pemain terlihat cukup bagus,” ucap bupati pada sambutan penutupan.

Bupati menambahkan harapannya saat stadion mini selesai semua dibangun kualitas pertandingan juga semakin baik. Karena pemain muda memiliki sarana yang pas untuk berlatih dan menempa diri sebelum berlaga di Bupati Cup. Daniel menyatakan ajang tahunan ini menjadi tantangan khusus buat panitia karena jumlah pertandingan yang digelar jauh lebih banyak. Lantaran 29 perserta dibagi dalam 6 grup, sehingga satu tim menjalani empat laga sebelum menembus babak 16 Besar.

“Tujuan kami tentu saja meningkatkan kualitas pertandingan dan juga pemain, ini sesuai program dan arahan dari pak bupati dan askab agar nantinya semakin banyak dihasilkan pemain berprestasi dari Kabupaten Tangerang,” ucap Daniel. “Kami pun mengakui belum sempurna tapi apa yang dirasakan tim peserta saat ini (jumlah pertandingan) jauh lebih baik di banding pelaksanaan sebelumnya,” ucap Daniel. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here