Home OLAHRAGA Bersepeda untuk Nicky Hayden

Bersepeda untuk Nicky Hayden

0
SHARE

BERTAHAN di Serie A buat tim sekelas Crotone yang baru semusim berkipra di kasta tertinggi kompetisi Negeri Pizza adalah hal yang luar biasa. Hal itulah yang membuat Pelatih Crotone, Davide Nicola, bernazar unik apabila tim besutannya bertahan musim ini. Nah, akhir musim 2016-2017 menempatkan Crotone terbebas dari jerat degradasi karena ada di posisi 17. Oleh karena itu Nicola akan memenuhi nazarnya dengan bersepeda dari ujung selatan hingga ujung utara Italia.

Crotone terpuruk di zona degradasi nyaris di sepanjang musim 2016/2017. Mereka secara luar biasa selamat setelah mengalahkan Lazio 3-1 di pekan terakhir dan pada saat yang bersamaan Empoli kalah 1-2 dari Palermo. Crotone pun finis di posisi ke-17 dan bertahan di Serie A, sedangkan Empoli harus rela turun divisi.

Nicola pernah berjanji akan mengayuh sepedanya dari Stadio Scida di Crotone hingga ke Turin jika Crotone selamat dari degradasi. Sebagai informasi, Crotone terletak di ujung selatan Semenanjung Italia, sedangkan Turin berada di ujung utara. Kedua kota tersebut terpisah jarak sekitar 1.300 kilometer. Nicola bakal memenuhi nazarnya itu mulai, Jumat (9/6). Pria berusia 44 tahun itu akan melewati kota-kota seperti Taranto, Bari, Pescara, Ancona, Livorno, dan Genoa sebelum akhirnya mencapai Turin.

Nicola tak akan gowes sendirian. Dia ditemani oleh saudara iparnya Paolo Boretto, keponakannya Alessio Capello, serta staf Crotone Elmiro Trombino. Bagi Nicola, perjalanan dari Crotone hingga Turin dengan bersepeda bukan sekadar persoalan memenuhi nazarnya. Dia ingin mengirimkan pesan tentang pentingnya menghargai para pesepeda di jalanan Italia.

Nicola mendedikasikan aksinya ini untuk mantan pebalap MotoGP Nicky Hayden dan mantan pemenang Giro d’Italia Michele Scarponi. Hayden dan Scarponi kehilangan nyawa karena penyebab yang sama, yaitu tertabrak mobil ketika bersepeda di Italia. Nicola sendiri kehilangan putranya yang berusia 14 tahun karena kecelakaan saat bersepeda. “Ini bukanlah balapan, tapi janji yang harus dipenuhi,” ujar Nicola kepada Mediaset Premium. “Kami sudah membicarakannya sejak 18 Juni dan saya mempersiapkan ini sebagai pelatih Crotone,” katanya. (apw/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here