Home TANGERANG HUB Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jaga Stabilitas Harga Pangan

0
SHARE

SERPONG-Harga berbagai kebutuhan pangan melonjak saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Upaya penyediaan kebutuhan pokok dengan harga murah bagi warga dinilai efektif dalam menstabilkan harga pasar. Upaya stabilisasi harga itu yang mendorong Kepolisian Sektor Serpong Kota Tangsel bersama Koramil 04/Serpong mengadakan operasi pasar di Pasar Tradisional Serpong, Jumat (9/6).

Operasi pasar dari kepolisian, TNI dan juga Bulog ini menyediakan lengkap berbagai kebutuhan pangan. Tersedia sebanyak satu truk box berisi sembako disiapkan bagi warga sekitar Pasar Serpong. Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro menjelaskan, lonjakan harga yang terjadi dapat ditekan dengan cara menggelar operasi pasar. Sembako yang ditawarkan, lebih murah dari harga-harga barang pokok di pasaran.

“Permintaan warga sangat tinggi saat Ramadan dan Idul Fitri, jadi harga relatif naik. Lewat operasi pasar, warga dapat membeli sembako yang ada karena selisih harga yang ditawarkan lebih murah. Ini juga untuk menstabilkan harga-harga,” jelasnya. Operasi pasar yang dimulai pukul 08:00 WIB itu langsung dipadati warga. Kebanyakan, kata Kompol Didik, warga sehari sebelumnya telah mengetahui rencana diadakannya operasi pasar gabungan itu. Sebab, rencana itu sudah disosialisasikan kepada masyarakat yang umum terlebih warga yang tinggal dekat dengan Pasar Serpong.

“Operasi pasarnya kita lakukan bersama Koramil Serpong. Sembako yang disediakan, seperti beras gula pasir, minyak goreng, daging sapi, dan kerbau beku, ayam, telur, gula pasir dan bawang. Warga tinggal menyiapkan uang dan mendaftarkan kebutuhan yang hendak dibelinya kepada petugas,” tambah Didik.

Namun, yang paling digemari warga adalah daging sapi dan ayam. terlihat baru sekitar satu jam dibuka daging dan ayam potong sudah habis diborong warga. Tiap warga, juga tak dibatasi setiap pembeliannya. “Daging yang sangat cepat habis. Kita sediakannya sekitar 200 paket,” imbuhnya. Komandan Koramil O4/Serpong Mayor Arh Muliadi mengungkapkan, secara keseluruhan penyediaan sembako dilakukan oleh Bulog. Daftar harganya juga sudah ditentukan dan pastinya jauh lebih murah.

Di antaranya, beras premium seberat 5 kilogram Rp 56 ribu,  minyak goreng 1 liter Rp 11 ribu, daging sapi Rp 78 ribu dan daging kerbau Rp 75 ribu per kilogramnya. “Makanya daging yang banyak jadi rebutan, karena selesih harganya murah. Begitu juga dengan bawang putih, per kilogramnya Rp 35 ribu, dan Rp 22. 500 untuk bawang merahnya. Ayam beku per ekornya Rp 29 ribu dan telur hanya seharga Rp 20 ribu per kilo nya,” ujar Mayor Muliadi.

Di sisi lain, salah seorang warga yang tengah mengantre mendaftar, Siti Aisyah tak sabar untuk segera dilayani oleh petugas. Ia khawatir kehabisan daging ayam beku yang hendak dibelinya bersama telur. Kekhawatirannya rupanya benar, daging ayam beku yang diinginkannya telah habis. “Saya jadinya beli telur, minyak, sama gula aja. Pas daftar katanya udah abis daging ayamnya. Terbantu sekali sebagai warga, harganya murah-murah,” pungkas ibu 45 tahun itu kepada Tangerang Ekspres. (mg-22/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here