Home OLAHRAGA Rakor Binpres KONI Banten, Sinergi Sampai ke Bawah

Rakor Binpres KONI Banten, Sinergi Sampai ke Bawah

0
SHARE

Bidang Pembinaan Prestasi dan Pendidikan dan Penataran (Binpres dan Diktar) KONI Banten semakin gencar mensosialisasikan program kerja Binpres dan Diktar kepada anggota KONI. Hal inilah yang disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Binpres dan Diktar, Rabu (14/6) pagi hingga sore di Aula KONI Banten, Jalan Raya Pandeglang, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Rakor yang dihadiri anggota KONI Banten yakni perwakilan Binpres dan Diktar Pengprov, KONI Kabupaten dan Kota se-Banten serta Badan Olahraga Fungsional membahas lebih detail program-program yang menjadi andalan KONI Banten ditahun 2017. Dimana dari rakor ini diharapkan ada sinergitas dan kesamaan visi dan misi dari KONI Banten hingga ke organisasi terbawah untuk mencapai target yang dicanangkan.

Pada rakor yang dibuka Ketua Umum KONI Banten Hj. Rumiah Kartoredjo disampaikan bahwa program Binpres dan Diktar KONI Banten semua bertujuan untuk menunjang target jangka panjang yakni menembus 10 Besar di PON XX/2010 di Papua. “Semua program yang kami siapkan dan akan terapkan membutuhkan kerjasama dan kekompakan pembina olahraga di Banten baik itu Pengprov, KONI Kabupaten/Kota hingga pengurus olahraga di level pengurus cabang,” jelas Rumiah dalam sambutannya.

Selain itu, diungkap Rumiah Pengprov juga harus mulai membuka sinergi dengan organisasi induk masing-masing untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan atlet. “Kami bakal mendukung Pengprov untuk mengikuti program-program yang digelar di PP (Pengurus Pusat, red0 maupun PB (pengurus Besar, red) untuk meningkatkan SDM maupun kualitas atlet dan pelatihan,” ujar Rumiah.

Sementara Ketua Binpres dan Diktar KONI Banten AKBP H. Agus Rasyid mengamini apa yang dikemukakan Rumiah soal perlunya kerjasama dan sinergitas KONI Banten dan Pengprov agar target-target yang dicanangkan bisa berjalan lancar dan sukses. “Target 10 Besar PON XIX bukan pekerjaan mudah, kita butuh persiapan jangka panjang yang didukung penuh oleh Pengprov. Program yang kami rancang ini sangat butuh peran serta aktif dari Pengprov, berkaca dari PON XIX/2016 di Jawa Barat sinergitas dan kekompakan sudah bagus dan perlu kita tingkatkan lagi,” tutur Agus.

Sinergitas dalam menjalankan program dikemukakan Enoh Aji, atlet sekaligus pelatih Gantole Banten sangat perlu. Karena dari hal tersebut akan terpantau dengan jelas apa kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan program Pelatda jangka panjang.

“Dengan begitu pelaksanaan Pelatda jangka panjang akan bisa berjalan lancar, karena KONI Banten dan Pengprov jadi tahu secara detail kebutuhan dan masalah yang dihadapi atlet serta pelatih dalam berlatih. Penting, buat atlet fokus dan konsentrasi dalam menjalani persiapan,” tutupnya. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here