Home OLAHRAGA Tempa Kekuatan di Pantai Marina

Tempa Kekuatan di Pantai Marina

0
SHARE

Kesebelasan Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) Banten langsung bergegas mempersiapkan diri jelang pelaksanaan Popnas, medio September 2017. Selepas libur Idul Fitri 1438 Hijriah, pemain langsung menjalani Training Center (TC) atau pemusatan latihan di Pantai Marina, Anyer, Kabupaten Serang.

Pemusatan latihan akan dilakoni Andi Iriawan dkk selama sepekan mulai 3 Juli hingga 9 Juli. Materi latihan yang akan diberikan tim pelatih yang dikomandoi Wawan Hermawan tersebut kepada pemain Popnas Banten lebih menekankan diri pada peningkatan kekuatan.

Namun sebelum memasuki tahapan tersebut, jajaran pelatih punya PR (pekerjaan rumah) untuk membenahi stamina pemain yang mengalami penurunan saat libur lebaran. Dimana, dikemukakan Wawan, rata-rata pemain mengalami penurunan 25 persen dari kemampuan sebelum libur lebaran.

“Kami harus me-maintenance (menata, red) kemampuan pemain agar kembali seperti seperti sebelum lebaran. Untungnya penurunannya tak terlalu drastis, meski saya menyayangkan pemain tak disiplin dalam menjaga kondisinya saat libur,” tutur Wawan.

Baru setelah itu, menu latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan diberikan. Terutama dalam mengoptimalkan daya ledak otot agar pemain bisa lebih kuat dalam berduel, lebih cepat dan memiliki daya tahan yang bagus untuk tampil sepanjang laga.

Pelatih yang sukses mengantar tim Popnas Banten juara di Popnas VIII/2005 di Meda, Sumatera Utara beruntung manajemen memenuhi semua agenda TC di Anyer. Manajer I tim Popnas Banten, Nico Vata Nen menyatakan jajaran manajemen telah menyiapkan semua kebutuhan TC sesuai dengan standar yang diinginkan pelatih.

“Mulai dari kamar tempat menginap pemain, pelatih dan manajemen, lapangan latihan, wahana pantai untuk latihan fisik sampai keamanan tempat latihan kami sudah persiapkan,” jelas Nico.

Dengan begitu, konsentrasi pemain dalam menjalani TC tak terganggu sehingga hasil akhirnya dari pemusatan latihan dapat maksimalkan kemampuan pemain di pertandingan. “Meski menjalani latihan berat pemain kami buat enjoy dan menikmati latihan,” tuntas Nico.

Ditambahkan Manajer II tim Popnas Banten Lisda Feriyanti agar suasanya nyaman dirasakan pemain, pihak manajemen juga memboyong koki dari Tangerang untuk memenuhi kebutuhan makan pemain dan pelatih selama TC. Langkah ini diambil agar asupan gizi dan vitamin buat pemain terjaga, sehingga latihan berat yang dijalani tak sia-sia.

“Ya, kami bawa juru masak langsung dari Tangerang, bisa saja kami menggunakan jasa koki dari penginapan namun biasanya standar mereka hanya sebatas menu biasa. Dengan juru masak dari Tangerang kami sesuaikan dengan kebutuhan gizi yang diberikan oleh pelatih dan dokter tim,” ucap Lisda.

Pasokan makanan yang tepat, ungkap Lisda sangat penting buat keberhasilan latihan fisik yang dijalani pemain. “Karena kebugaran pemain bisa cepat pulih dengan istirahan dan asupan makanan yang gizinya sesuai dengan tenaga yang hilang saat latihan fisik,” pungkasnya. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here