Home OLAHRAGA Tidak Ada Dana, Tangsel Kelimpungan

Tidak Ada Dana, Tangsel Kelimpungan

0
SHARE

SERANG – Mengaku tidak ada dana dan lebih fokus ke sepakbola, Kota Tangsel mengaku tidak bisa mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal U-20 Provinsi Banten yang akan digelar 20-30 Juli mendatang, di Radar Banten Arena, Kota Serang.

Hal ini disayangkan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Banten karena Tangsel diyakini punya banyak potensi pemain futsal. Menurut Ketua Panitia Kejurda Futsal U-20 Banten Angga Citra Desmala, pihaknya mendapat kabar bahwa ada 2 daerah yang terancam tidak bisa ikut Kejurda U-20 karena tidak punya biaya.

Selain Kota Tangsel, yang juga terancam Pandeglang. Keduanya sudah mengabari AFD Banten tentang kendala mereka. Namun, Pandeglang sejauh ini berupaya untuk bisa tampil dengan mencari donatur.

“Dari ofisial tim futsal Tangsel, kami dapat kabar bahwa mereka sudah menyeleksi pemain dan juga persiapan. Hanya saja, ketika menghadap Askot PSSI Tangsel, mereka dapat kabar bahwa pendanaan sementara difokuskan untuk Persitangsel di Liga 3 yang belum diketahui kapan mau digelar. Padahal, cabang olahraga futsal juga masih tanggungjawab Askot PSSI,” papar Angga.

Jika Tangsel batal hadir, maka dipastikan para pemain yang sudah diseleksi bakal merasa kecewa. Mereka tentunya tidak dapat membela Banten di Kejurnas 2017 karena ajang Kejurda Futsal U 20 nanti jadi wadah seleksi. Banten juga dipastikan rugi karena potensi pemain bagus banyak dari Tangsel.

Karenanya, Angga berharap agar pihak-pihak terkait di Kota Tangsel bisa mengatasi persoalan yang dihadapi tim futsal mereka. Apalagi, pada Kejurda Futsal U-17 bulan Mei 2017 lalu, Kota Tangsel juga absen. Kalau absen lagi di Kejurda U-20, maka belum ada perkembangan apapun juga terkait prestasi futsal Tangsel di Banten.

Sementara itu, Pandeglang juga dirundung kesulitan pendanaan. Pihak-pihak terkait di Pandeglang terkesan lepas tangan. Tidak ada solusi apapun juga untuk tim futsal Badak Putih ini. “Nah, soal Pandeglang, kami juga dapat kabar kurang menyenangkan dari ofisialnya. Kejurda U-17 lalu mereka juga terancam meski akhirnya ikut juga. Sekarang, persoalan ini muncul lagi seperti tak ada habisnya,” keluh Angga.

Selain ajang seleksi untuk tim Banten ke Kejurnas Futsal 2017, perhelatan Kejurda Futsal U20 Banten bias dijadikan persiapan tim futsal masing-masing kabupaten/kota sebelum terjun di Porprov Banten 2018. Pasalnya, kategori usia Kejurda U 20 memang pas untuk peryaratan di Porprov Banten 2018 mendatang. Sekadar info juga, panitia tidak memungut biaya apapun juga di Kejurda ini alias gratis.

Untuk semakin menyemangati para peserta, Ketua AFD Banten Yosa Sayata berjanji akan memberangkatkan pelatih tim juara dan runner up untuk menangani tim Banten di Kejurnas Futsal 2017, di Medan, Sumatera Utara, 20-30 Agustus nanti. “Pelatih yang timnya jadi juara dan runner up berhak mendamp[ingi tim Banten sebagai pelatih kepala dan asisten pelatih di Kejurnas 2017 nanti,” ujarnya. (apw/rbnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here