Home OLAHRAGA SEMUA IBARAT FINAL

SEMUA IBARAT FINAL

0
SHARE

Posisi Persita di puncak klasemen sementara Grup 2 di kompetisi Liga 2 digeser oleh Cilegon United di awal putaran kedua. Persita bertekad untuk mengembalikan posisi tersebut dengan meraih kemenangan saat menjamu Persikad Depok di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (22/7) sore.

Untuk bisa memenuhi target wajib itu, pelatih Persita Bambang Nurdiansyah mengintruksikan pemain asuhannya agar menganggap laga kontra Persikad dan enam laga lainnya adalah laga final yang memperebutkan titel juara.

“Menghadapi Persikad adalah final demikian juga dengan enam pertandingan lainnya, semua statusnya adalah babak final yang harus kita menangkan. Kami harus meraih hasil maksimal dari tujuh pertandingan di putaran kedua,” ucap Banur, sapaan Bambang Nurdiansyah.

Kemenangan demi kemenangan dibutuhkan Pendekar Cisadane untuk mengejar tiket ke babak 16 besar lebih dulu dari kontestan lain. Dalam hitungan Banur dan jajaran pelatih tim Ungu agar lolos Egi Melgiansyah dkk butuh 5 kemenangan atau jika dihitung secara poin butuh 15 poin.

Hitungan itu bisa berkurang kebutuhan poinnya buat Persita jika pesaing di grup 2 terutama untuk posisi 4 besar (Cilegon United, Perserang dan Persika) mengalami kekalahan.

Oleh karena itu, Banur meminta pemain besutannya untuk memulai rangkaian final dengan meraih kemenangan atas Persikad. Harapannya, kemenangan dari skuat asuhan Isman Jasulmei menjadi modal untuk menghadapi dua pertandingan berikutnya kontra Persikabo di Stadion Pakansari dan Lampung Sakti di Stadion Maulana Yusuf.

Dua pertandingan tersebut diyakini bisa menghasilkan poin penuh buat Persita. Asumsinya dari tiga pertandingan awal putaran kedua Pendekar Cisadane mengincar 9 poin. Jika itu terwujud maka Persita tinggal mencari 6 poin dari tiga laga away menghadapi PS. Bengkulu, Persika Karawang dan Perserang dan satu laga kandang kontra Cilegon United di akhir putaran kedua.

“Tapi sepakbola bukan matematika, semua harus diperjuangkan di atas lapangan. Dan saya bersyukur pemain sepakat untuk bisa mewujudkan itu semua, kami ingin melebihi apa yang dicapai di ISC (Indonesia Soccer Championship) B musimĀ  lalu,” ucap Banur.

Soal menghadapi Persikad, eks striker timnas itu menyebut dirinya lebih mengutamakan peningkatan kemampuan pemain asuhannya ketimbang memikirkan kekuatan tim lawan. Apalagi membayangkan laga akan berjalan mudah karena Persikad baru mengalami kekalahan atas PS Bengkulu, Minggu (16/7) sore di Stadion Semarak, Bengkulu.

“Saya mau pemain mempertahankan kemenangan yang dicatat saat melawan Perserang, tidak boleh anjlok lagi. Untuk itu saya butuh pemain yang punya semangat dan mentalitas militan, karena kedepan laga akan semakin berat,” ungkap Banur.

Kebutuhan soal semangat dan mentalitas militan pemain diungkap mantan pelatih Persija ini karena secara kemampuan teknik, teknik dan fisik skuat Persita sudah tak ada masalah. Namun itu masih kurang diimbangi dengan semangat militansi beberapa pemain sehingga membuat permainan Persita tidak konstan dari satu laga ke laga lain.

“Memang konsistensi permainan dipengaruhi faktor eksternal tim tapi di putaran kedua ini saya mau pemain fokus diatas lapangan dalam tujuh laga kedepan,” tukasnya. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here