Home TANGERANG HUB PJU Fokus di Permukiman

PJU Fokus di Permukiman

0
SHARE

PAMULANG-Tahun ini sebanyak 2.000 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) akan dibangun. Fokus pemasangannya, untuk jalan lingkung atau permukiman yang tersebar ditujuh kecamatan. Kabid PJU dan Pemakaman pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Tangsel Muhamad Saleh Musa mengatakan, panjang jalan di Kota Tangsel totalnya 1.683 kilo meter. Panjang ini, terdiri dari jalan arteri, jalan kota, jalan kolektor dan jalan lingkungan.

“Saat ini sudah lebih dari 42.000 titik PJU yang dimiliki Pemkot Tangsel,” kata Musa, di sela-sela sosialisasi pembangunan PJU di Aula Kecamatan Pamulang. Pada tahun ini, pihaknya akan menambah 2.000 titik PJU baru. PJU ini akan lebih banyak dipasang di jalan-jalan lingkungan. Alasannya, tahun lalu pemasangan PJU sudah difokuskan di luar jalan lingkungan sehingga sekarang beralih ke jalan lingkungan.

Menurutnya, tiap tahun ada 1.000 titik PJU yang diperbaiki. Diantara memperbaiki sekitar 17.000 titik PJU peninggalan Kabupaten Tangerang. Dimana lampu tersebut masih jenis Son dengan besar 250 watt dan warna kuning. Lampu itu diganti dengan jenis LED dengan besar 150 watt dan sinarnya warna putih.

Perawatan PJU juga dilakukan DPKPP Kota Tangsel ke PJU milik swasta yang sudah diserahkan ke Pemkot Tangsel. Ia mencontohkan, PJU milik pengembang BSD City yang sudah diserahkan kepada Pemkot Tangsel. “Kalau sudah diserahkan itu artinya pemeliharaannya jadi tanggung jawab kita,” tuturnya.

Sementara itu untuk Kecamatan Pamulang tahun ini hampir 1.000 titik yang akan dibangun. Seperti di Jalan Kemiri Pondok Cabe Udik, Pondok Benda, Gang Waru Pamulang Barat dan lainnya. “Tahun lalu kita bangun 723 titik di Pamulang,” tuturnya.

Warga Ciater Heri Anggoro mengatakan, senang dengan PJU yang telah dipasang Pemkot Tangsel di Jalan Raya Ciater. “Jalan Raya Ciater kalau malam jadi lebih terang dibanding sebelum dipasang PJU,” ujarnya. Heri berharap pemasangan PJU jangan hanya dipasang di jalan-jalan utama saja namun, juga dipermukiman-permukiman warga. “Terutama ditempat-tempat yang sepi dan terutama saat malam hari,” katanya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here