BERBAGI
SEMANGAT: Siswa SD Islam Sinar Cendekia semangat mengikuti perlombaan tarik tambang untuk melestarikan budaya permainan tradisional di The Breeze, BSD City, Sabtu (28/4). FOTO: Mimeh/Tangerang Ekspres

SERPONG-Maraknya penggunaan gadget pada anak-anak menjadi kekhawatiran tersendiri. Sebab minimnya aktivitas fisik dapat mempengaruhi perkembangan otak pada anak. Hal itu dikatakan oleh Kepala SD Islam Sinar Cendekia Cahyani.

“Sekarang ini permainan masa lampau hampir punah. Semua serba digital, kita ingin mengenalkan permainan anak-anak yang melibatkan aktivitas fisik. Padahal kalau fisiknya bagus berarti perkembangan otaknya bagus bisa menstimulasi otak,” kata Cahyani saat Family Gathering 2018 SD Islam Sinar Cendekia, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Sabtu (28/4).

Menurutnya, permaianan jaman dulu banyak mengajak anak-anak untuk bergerak bersama-sama. Sehingga bisa melatih mereka dalam kerja tim dan kreativitas. Adapaun dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajarkan permainan gangsing, yoyo, ular tangga, tarik tambang dan bentengan.

“Sebanyak 398 anak yang ikut acara ini. Kita ingin agar mereka tidak selalu dengan gadget. Anaak-aak sekarang kan tidak tahu permainan jaman dulu. Mungkin sekarang mereka ingin main ke luar tapi bingung,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Sinar Muslim Sejati Indonesia, Rika Hardani menambahkan, permainan masa lampau mengutamakan kerja sama tim. Tentunya hal ini sangat baik dalam pembentukan karakter anak-anak.

“Diharapkan dari permainan ini anak-anak bisa saling berempati. Selain itu, lewat permainan ini anak-anak akan banyak bergerak dan melupakan gadgetnya,” tambah Rika.

Dalam kegiatan ini, penyelenggara acara yakni Parent Teacher Association (PTA) SDI Sinar Cendekia juga memeberikan hadiah bagi pemenangnya. Antaralain voucer travel umrah senilai Rp5 juta hingga jam meja senilai Rp10 juta. Dengan kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat hubungan silaturrahim antara siswa, guru dan orang tua.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Endang Tri Wahyuni mengatakan, dengan mengangkat tema Fun Jaman Old, ingin mengenalkan anak-anak pada permainan masa lampau yang sudah banyak dilupakan orang. “Tentunya ini akan semakin mendekatkan antar anak dan mengajarkan kebersamaan dalam kerja tim,” pungkasnya. (mg-7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here