Home TANGERANG HUB Masuk Parit Karena Hindari Motor

Masuk Parit Karena Hindari Motor

1
SHARE
TERPEROSOK: Pengendara melintas di samping dump truk Nopol B 9871 MI yang terperosok ke parit di Jalan Puspiptek Raya, Jumat (2/11). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SETU-Kecelakaan tunggal terjadi di alami dump truk di Jalan Raya Puspiptek, dekat jembatan Kali Angke, Kamis (1/11) sekitar pukul 22.30 WIB.

Truk dengan nomor Polisi B 9871 MI yang melaju dari arah Mucul menuju Pamulang dengan membawa pasir. Setibanya di lokasi kejadian, mobil itu terpesorok ke dalam parit sebelah kanan jalan.

Warga yang tidak jauh dari lokasi, Ahmad Sobari mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Truk tersebut melaju dengan kecepatanm tinggi, sebelum melewati jemabatan truk terlihat hendak mendahului mobil yang ada di depannya.

“Begitu ambil jalur kanan, tiba-tiba ada sepeda motor dari arah berlawanan. Pengemudi truk menghindari motor itu dan stir langsung dibuang ke kanan,” ujarnya kepada Tangerang Ekpres, Minggu (2/11).

Sobari menambahkan, dalam truk tersebut hanya ada satu orang pengemudi tanpa kernet. Menurut keterangan pengemudi, ia tidak melihat bila di jalur kanan ada motor yang melaju kearahnya.

“Saya tidak tahu nama pengemudinya dan dia langsung pergi meninggalkan truknya,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, pengemudi dump truk tersebut sampai Jumat (2/11) sore tidak diketahui keberadaan. “Sejak Jumat (2/11) pagi pengemudinya tidak ada di kolasi dan truk dibiarkan saja,” ujarnya.

Lalu menambahkan, sampai Jumat (2/11) sore anggotanya masih menunggu pengemudi maupun pemilik truk tersebut. Sehingga bisa segera dilakukan penanganan lebih lanjut dan tidak membuat kemacetan di Jalan Puspiptek Raya.

“Informasi dari saksi pengemudi truk warga coklat itu tak bisa menguasai laju kendaraan yang ia kemudikan,” jelasnya.

Sementara itu, petugas derek dari Dishub Kota Tangsel Yayat mengatan, dari Jumat (2/11) pagi sampai sebelum Jumatan sudah berada di lokasi kecelakaan namun, pengemudinya tidak ada.

“Derek yang kita miliki tidak kuat untuk menarik truk 10 ban tersebut dan harus menggunakan crane,” jelasnya. (bud/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here