Home TANGERANG HUB Dispar Gelar Festival Budaya, Angkat Budaya Lewat Festival Wayang

Dispar Gelar Festival Budaya, Angkat Budaya Lewat Festival Wayang

1
SHARE
TATA GOLEK: Ki Dalang M. Yoce Ade Saputra mengenalkan wayang golek betawi kepada sejumlah anak peserta festival di Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (10/11). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PONDOK AREN-Dalam rangka memeriahkan HUT ke-10 Kota Tangsel Dinas Pariwisata (Dispar) menggelar Festival Budaya Tangsel. Kegiatan ini berupa festival wayang golek dan wayang kulit. Acara digelar di Bintaro Plaza, Sabtu (10/11).

Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik Wisata pada Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Evi Karinawati menjelaskan, berbagai rangkaian budaya digelar dalam rangka HUT Kota Tangsel. Salah satunya yakni Festival budaya wayang golek dan kulit.

“Festival wayang ini sebagai dukungan terhadap pelestarian seni budaya tradisional. Sehingga festival ini bisa diselenggaran setiap tahunnya dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangsel,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini juga untuk mempromosikan kebudayaan lokal. Selain itu, dukungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke daerah Banten khususnya Tangsel.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto, mengatakan, festival budaya ini menampilkan budaya dari Pondok Betung, berupa wayang golek Betawi, wayang kulit. “Festival ini dalam rangka memperingati hut kota Tangsel ke-10.” ungkapnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kota menyelenggarakan sebanyak 32 event kegiatan, mulai dari great sale di mal yang ada di Tangsel, ada beberapa kegiatan berupa lenong,  yang diisi oleh Gubenur Banten, Gubenur DKI,Walikota Tangsel pada 18 November di Pondok Aren. Hingga pengajian bareng bersama Kyai Kanjeng, dan malam puncak Hut Tangsel di Sunburt BSD.

Sementara Ki Dalang M Yoce Ade Saputra dari Giri Wijaya Group menjelaskan, wayang golek betawi ini ditampilkan agar anak-anak muda di Tangsel dapat mengenal budaya yang berasal dari betawi.

“Kita ingin mengenalkan wayang golek untuk anak-anak, karena selama ini Anak-anak lebih mengenal boneka atau berbie, sedangkan sama nama-nama wayang golek atau dengan wayang mereka kurang tertarik, inilah saatnya kita mengajak mereka untuk mengenal wayang, “katanya.

Tidak hanya ada festival wayang, namun ada lomba tarian yang pemenangnya akan tampil di Hut Kota Tangsel pada 26 November mendatang. (*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here