Home OLAHRAGA Jelang SEA Games Filipina, Pesepeda Banten Ikut Seleksi Pelatnas

Jelang SEA Games Filipina, Pesepeda Banten Ikut Seleksi Pelatnas

0
SHARE
JUNIOR: Pebalap sepeda Banten Luthfi masuk seleksi Pelatnas untuk SEA Games 2019. FOTO: JPG

SALAH satu pebalap sepeda muda Banten atas nama Luthfi diyakini akan menjadi andalan Banten menghadapi PON XX/2020 di Papua 2020 nanti. Hal tersebut didapat dari hasil prestasi Luthfi selama kurun waktu dua tahun belakangan serta prestasinya di level nasional dan internasional.

Efek prestasi tersebut Luthfi, dipanggil mengikuti seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), yang dipersiapkan menghadapi SEA Games di Filipina tahun depan. Seleksi yang diikuti oleh pebalap sepeda terbaik di Indonesia itu, diselenggarakan pada Senin (2/12).

Ketua Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banten Agus Prasetyo mengatakan Banten memiliki wakil di cabor balap sepeda, yang mengikuti seleksi Pelatnas SEA Games. Pebalap sepeda Banten Lutfi bersaing dengan pesepeda terbaik Indonesia lainnya.

“Lutfi dipanggil oleh PB untuk mengikuti seleksi tersebut di nomor BMX DH. Ya ini suatu kebanggaan bagi kami, karena Lutfi itu kan atlet Pelatda Jangka Panjang (PJP) KONI Banten. Dia membuktikan prestasinya hingga mampu dipanggil PB untuk ikut seleksi pelatnas,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Dia mengatakan prestasi Lutfi masih terbuka lebar di cabor balap sepeda, karena usianya yang terbilang masih muda. Selain berpeluang untuk meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON), dia pun berpeluang untuk membela Indonesia pada ajang SEA Games.

“Jika melihat kans sih, Lufti ada peluang untuk bisa masuk Pelatnas SEA Games. Apalagi, saat ini dia memang fokus di BMX, terlebih dia masih muda,” katanya.

Meski begitu, kata dia, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu keputusan tim pemantau dari PB ISSI. Hingga nanti diumumkan tim pelatnas balap sepeda pada akhir tahun 2018 ini.

“Pihak PB sih inginnya bagaimana atlet dari binaan Pengprov ISSI itu bisa masuk Pelatnas, itu merupakan suatu kebanggaan. Jadi jangan melulu hanya memikirkan berperang di PON saja, karena lawannya masih dari orang Indonesia. Akan lebih membanggakan, jika atlet tersebut mampu berprestasi dikancah kelas dunia,” ucapnya. (apw/fbc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here