Home TANGERANG HUB Warga Was-was Kabel Menjuntai Telan Korban

Warga Was-was Kabel Menjuntai Telan Korban

1
SHARE
KABEL MENJUNTAI: Banyak kabel menjuntai hampir menyentuh tanah di Jalan Mutiara, kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara seolah dibiarkan petugas PLN, Rabu (2/1). FOTO: Dwiki Darmawan/Tangerang Ekspres

SERPONG-Di wilayah Serpong Utara banyak jaringan kabel tak beraturan. Kabel yang tergantung di tiang milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikhawatirkan warga. Mereka khawatir ada korban kesetrum dari kabel yang diduga bertegangan tinggi tersebut.

Kondisi kabel semrawut itu di antaranya terdapat di Jalan Mutiara-Kelurahan Pondok Jagung Timur, Serpong Utara. Kabel yang menjuntai ke tanah itu juga, terjadi di Jalan Hasan Rika-Jelupang Utama.

Paling parah, terdapat di pertigaan Melati Mas. Kondisi kabel berantakan. Kemudian, kabel sisa berukuran besar tergulung di atas tiang ditambah kabel-kabel ukuran lebih kecil yang juga kondisinya tak beraturan.

Pemilik warung nasi, di Jalan Mutiara, Siti (40) mengatakan, was-was karena kabel-kabel yang menjuntai tersebut. Apalagi, tak hanya satu kabel, hampir menyentuh tanah tersebut.

“Saya takut jika hujan datang kabel listrik itu akan nyetrum dan berbahaya bagi pengendara atau pejalan kaki,” ujarnya.

Wanita berbadan gemuk itu menambahkan, sepengetahuannya kabel listrik itu sudah lebih dari dua tahun menjutai. Herannya, Siti mengaku tak pernah menjumpai ada petugas membenahi kabel tersebut.

“Sudah lebih dari 2 tahun kabel-kabel itu dibiarkan begitu saja, mungkin kalau sudah ada yang kesetrum baru dibenahi,” tambahnya, kesal.

Saat ditemui di kantor PLN Serpong, Staf Pemeliharaan Jaringan, Syarif Hidayatul membantah, jika kabel yang tak terawat itu adalah milik PLN,

“Ini bukan kabel kami, kabel milik PLN ukurannya lebih besar dan tebal karna dilapisi solasi yang kuat,” ujarnya.

Laki-laki berkacamata itu menuding, kabel-kabel yang hampir menyentuh tanah itu adalah milik PT penyedia layanan Telekomunikasi. Kebetulan, posisi kabelnya berada di sekitar kabel PLN.

“Saya menyatakan kabel milik PLN aman dan tidak berbahaya. Hanya butuh penambahan tiang agar tidak terlalu menggelayut dan saya akan langsung mengecek kondisi kabel kami di TKP (tempat kejadian perkara, red),” tambahnya.

Syarif menjelaskan, pihak PLN selalu melakukan pengecekan secara berkala. Minimal, dilakukan tiga bulan sekali dan akan dilakukan penanganan ketika ada gangguan atau masalah pada jaringan kabel.

Selain itu, ia juga mengklaim selalu mengganti atau memotong dahan pohon yang dirasa menggagu jalur kabel milik PLN. (mg-4)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here