Home OLAHRAGA Chelsea vs Man. United (0-2), Sarri Dalam Masalah

Chelsea vs Man. United (0-2), Sarri Dalam Masalah

0
SHARE
PUSING: Pelatih Chelsea Maurizio Sarri harus menghadapi kenyataan semakin panasnya kursi pelatih yang ia duduki setelah mengalami empat kekalahan dari lima laga domestik.

TACTICIAN Chelsea Maurizio Sarri sepertinya hanya menghitung hari untuk ditendang dari Chelsea. Kekalahan 0-2 dari Manchester United lewat gol Ander Herrera pada menit 31 dan Paul Pogba di menit 45 pada putaran kelima Piala FA kemarin semakin menguatkan hal tersebut.

Andai dipecat dalam waktu dekat, maka Chelsea akan menyamai Newcastle United sebagai tim terbanyak memecat pelatih sepanjang sejarah Premier League. The Magpies -julukan Newcastle- tercatat sudah memecat 22 pelatih. Sedangkan Chelsea ada di posisi kedua dengan 21 kali. Jumlah serupa dibukukan rival sekota, Tottenham Hotspur.

Meski belum resmi dipecat, setidaknya fans The Blues sudah memberi “kisi-kisi” bahwa pelatih asal Italia itu tidak akan bertahan lama di Stamford Bridge.

Itu diketahui pada babak kedua laga kemarin. Suporter yang muak memaki Sarri. di babak kedua dan memakinya. “Fuck Sarri-ball! Fuck Sarri-ball!” bunyi “yel-yel” yang diteriakkan mayoritas pendukung tuan rumah. Boo juga meluncur dari mereka ketika Sarri melakukan pergantian pemain yang semuanya dilakukan di 45 menit kedua.

“Ini (dimaki fans sendiri, Red) pengalaman pertama bagi saya,” ucap Sarri kepada Sky Sports. “Tapi, saya lebih mencemaskan hasil pertandingan daripada suporter meski saya mengerti rasa frustrasi mereka. Di babak kedua kami memainkan sepak bola yang membingungkan,” lanjut pelatih 60 tahun itu.

Salah satu hal krusial dari Sarri-ball adalah masih belum kembalinya posisi N’Golo Kante. Ya, selama Sarri berkuasa, gelandang asal Prancis tersebut menjadi gelandang tengah yang cenderung menyerang. Sedangkan posisi idealnya diberikan ke Jorginho.

Sarri juga belum menemukan solusi bagi Eden Hazard yang bekerja sendirian di depan. Gonzalo Higuain juga bukan tipe striker dengan tipikal dummy runner. Dia memiliki gaya goal poacher, target man, dan fox in the box yang hanya berkutat di kotak penalti lawan. Alhasil, jika Hazard diisolasi, maka penyerangan Chelsea dijamin tersendat.

Disinggung mengenai pemecatannya, Sarri memilih cuek. Menurut dia, tugasnya adalah memikirkan cara Chelsea untuk bangkit. Meski begitu, vonis pecat sangat mungkin dirasakan Sarri andai dia kembali keok di final Piala Liga kontra Manchester City (24/2).

“Saya rasa begitu. Tentu saja. Meski saya tidak yakin, tapi saya rasa seperti itu,” kata Sarri ketika disinggung apakah ruang ganti masih memihaknya pasca kekalahan kemarin. (jpg/apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here