Home OLAHRAGA Jelang Pra PON Pencak Silat, Gelar Tes Fisik Tahap Pertama

Jelang Pra PON Pencak Silat, Gelar Tes Fisik Tahap Pertama

0
SHARE
FISIK: Atlet pencak silat menjalani tes fisik tahap pertama untuk bisa terpilih sebagai penghuni Pelatda Pra PON cabor pencak silat. FOTO: RBNN

TIDAK mau kalah dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor lain, Pengprov Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Banten langsung menggelar persiapan jelang babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 yang akan dilangsungkan tahun ini. Persiapan diawali dengan menggelar tes fisik untuk atlet pencak silat Banten yang digelar di GOR KONI Banten, Kota Serang, Minggu (24/2).

Ajat Sudrajat Ketua Umum Pengprov IPSI Banten mengungkapkan tes fisik yang dilakukan diikuti 50 atlet pencak silat se-Banten. Ke-50 peserta tes fisik tersebut diungkap Ajat merupakan merupakan jawara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten dan hasil pantauan tim IPSI Banten dalam beberapa turnamen dan kejuaraan.

“Kami ingin mendapatkan pesilat terbaik. Makanya, harus dites sejak awal. Hanya saja baru tes pertama. Nanti di seleksi lagi pada Kejuaraan Daerah (Kejurda), dan tes fisik tahap II,” papar Ajat, Senin (25/2).

Dari 50 orang, kata Ajat, akan dipilih 28 atlet yang akan tampil di 22 kelas tarung dan enam di kategori seni. “Tidak semuanya dikirim. Kan sekarang satu kelas masih ada yang tiga atau dua atlet, jadi harus diciutkan. Tapi yang jelas, kita kirim full tim di Pra PON nanti,” bebernya.

Disingung untuk pembentukan skuat inti, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Kota Serang menuturkan semua sudah terbentuk pada bulan Juni. “Nanti di Juni kami pilih siapa yang berhak membela Banten. Soalnya, pelaksanaan Pra PON kan September. Oleh karenanya saya imbau kepada seluruh atlet agar mempersiapkan diri dengan matang,” jelasnya.

Ajat juga menambahkan, untuk pelaksanaan Pra PON membutuhkan bantuan dari insan olahraga pencak silat se-Banten dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Soalnya, anggaran yang akan didapat dari KONI Banten dinilai tidak mencukupi kebutuhan persiapan.

“Bahkan saya dapat informasi untuk pemusatan latihan hanya diberikan dana untuk pelaksanaan satu bulan sebelum jadwal Pra PON. Bila Juni ditetapkan atlet inti, maka sudah harus pembinaan. Makanya, kita butuh tambahan dana, agar bisa latihan dengan maksimal. Apalagi pencak silat ikonnya Banten,” pungkasnya. (apw/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here