Home TANGERANG HUB Laboratorium RSU Kab. Tangerang Jadi Pusat Penelitian, Mampu Deteksi 70 Jenis Penyakit...

Laboratorium RSU Kab. Tangerang Jadi Pusat Penelitian, Mampu Deteksi 70 Jenis Penyakit Menular

1
SHARE
RESMIKAN GEDUNG: Sekretaris Daerah (Sekda) Moch Maesyal Rosyid berbincang dengan jajaran Ina-respond serta RSU Kabupaten Tangerang di Laboratorium analisis penyakit menular, Selasa (10/4). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TANGERANG–Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang patut diacungi jempol. Sebab, sarana kesehatan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang memiliki laboratorium sebagai pusat penelitian di Indonesia.

Laboratorium ini, dibangun dengan gedung khusus belakang gedung RSU. Laboratorium ini, berdiri atas kerja sama Indonesia Research Partnership On Infectious Diseas (INA Respond), Kemenkes Amerika Serikat, Kemenkes RI, Dinkes dan RSU Kabupaten Tangerang.

Uuntuk diketahui, INA Respond merupakan lembaga jejaring penelitian infeksi di Indonesia. Lembaga ini bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang untuk mendirikan laboratorium penelitian mengenai sebab penyakit menular.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rosyid, mengatakan, fasilitas laboratorium membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi menuju Kabupaten Tangerang Gemilang.

“Ini bagian dari pelayanan dasar dan program pemerintah daerah. Serta dari sisi kesehatan ditingkatkan anggarannya terutama dari pelayanan di rumah sakit. Merupakan program unggulan,” katanya, usai peresmian di Gedung Anggrek dan Laboratorium RSU Kabupaten Tangerang, Selasa (9/4).

Nantinya, ada transformasi teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan penelitian penyakit menular. Para peneliti yang akan melakukan penelitian di tempat itu akan diseleksi secara ketat dengan standar internasional. Agar bekerja secara efektif dan efisien.

“Di lab ini, para peneliti bisa mendeteksi 70 penyakit baik bakteri ataupun virus. Bahkan ada alat yang pertama di Indonesia yakni deteksi HIV. Ke depan pasti beriringan untuk transformasi teknologinya dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Senada, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kemenkes, dr. Irmansyah mengatakan, kinerja para dokter untuk memastikan penyebab penyakit dapat ekfektif dengan adanya laboratorium tersebut.

Ia berujar tujuan utama dari laboratorium untuk penelitian sebab banyak penyakit-penyakit yang belum terdeteksi sehingga dalam pengobatan bisa efisien.

“Sekarang tinggal dari para dokter di sana (Lab RSU, red), dengan adanya ini mereka para dokter dapat memastikan sebab penyakit infeksi yang ada. Sebetulnya untuk panel yang 70 penyakit yang bisa dideteksi baru ini,” ujarnya.

Terkait pembangunan gedung anggrek, Direktur RSU Kabupaten Tangerang, dr. Naniek Isnaneni, mengatakan, Gedung Anggrek sudah dibangun dari 2015 dengan kapasitas sebanyak 122 kamar. Gedung tersebut memiliki tiga lantai dimana pada lantai dua dan tiga diperuntukan ruang perawatan inap. “Total dengan ada gedung baru (gedung anggrek) ini kami memiliki 440 kamar,” tandasnya. (mg-10)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here