Home OLAHRAGA Pengprov IPSI Banten, 27 Pesilat Disiapkan untuk Pra PON

Pengprov IPSI Banten, 27 Pesilat Disiapkan untuk Pra PON

0
SHARE
KETAT: Pesilat Banten diseleksi dengan ketat untuk bisa menghasilkan prestasi yang maksimal di ajang Pra PON 2019. FOTO: Epi Pebriyanto/Tangerang Ekspres

PENGURUS Provinsi Pencak Silat Seluruh Indonesia (Pengprov IPSI) Banten terus bersiap menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Pra PON. Sejauh ini setelah menjalankan program seleksi tahap pertama, Sabtu (4/5) organisasi induk pencak silat Banten itu telah menjaring sebanyak 27 atlet berhak mengikuti program Pelatda.

Dikemukakan Ketua Umum Pengprov IPSI Banten Ajat Sudrajat, akhir pekan lalu IPSI Banten telah selesai melaksanakan seleksi atlet untuk Pra PON yang diikuti 40 atlet dari 8 Pengcab IPSI Kabupaten dan Kota se-Banten.

“Setelah proses seleksi yang lolos ada 27 atlet, tiga atlet di antaranya merupakan atlet PJP KONI Banten. Namun jumlah ini bisa berkurang karena masih ada tahap lainnya,” kata Ajat saat ditemui di Sekretariat KONI Kota Serang, Rabu (8/5).

Tahapan seleksi Sabtu lalu dipaparkan Ajat merupakan bagian selesai tahap pertama. Dimana rangkaian itu terkait seleksi awal yang digelar pada Maret 2019. Dimana seleksi diawali dengan melakukan tes fisik yang diikuti sekitar 50 pesilat lalu mengerucut menjadi 40 atlet.

Seleksi yang berjenjang ini dilakukan agar didapat kerangka atlet terbaik dari yang terbaik. Bahkan, pihaknya melakukan pola yang berbeda dibanding seleksi sebelumnya dimana untuk juara porprov tidak otomatis lolos seleksi Pra PON.

“Kalau dulu biasanya juara Porprov sudah dipastikan mewakili Banten tampil di Pra PON. Sekarang tidak begitu, kita adakan tahap seleksi ketat agar mendapatkan atlet yang terbaik, sehingga selain juara Porprov juga akan terjaring atlet pantauan IPSI Banten,” tuturnya.

Untuk mendapatkan atlet terbaik tersebut, IPSI Banten juga telah membentuk tim pelatih yang didalamnya terdapat pelatih dari kabupaten dan kota se-Banten, untuk melakukan tahapan seleksi hingga pemusatan latihan Pra PON.

“Untuk 27 atlet ini dua minggu ke depan akan dievaluasi, karena mereka menjalani latihan desentralisasi di daerah masing-masing. Ini kami lakukan sebelum latihan kembali dipusatkan selama tiga bulan sebelum pelaksanaan Pra PON. Dan sekitar bulan Juli kita akan rencanakan untuk try out ke luar daerah yang bagus, namun tidak harus jauh-jauh, jika perlu kita try out ke DKI Jakarta,” bebernya.

Ia berharap agar atlet yang lolos sementara ini terus menambah kemampuannya agar semakin bagus. “Kami akan mengejar target untuk bisa lolos di posisi 3 besar agar bisa berangkat ke Papua tahun depan,” tutup Ajat. (mg/11/apw/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here