Home TANGERANG HUB Bulog: Kabupaten Tangerang Belum Miliki Jadwal Bazar

Bulog: Kabupaten Tangerang Belum Miliki Jadwal Bazar

0
SHARE
BELANJA: Sejumlah warga antusias membeli barang di pasar murah yang diselenggarakan Perum Bulog Subdrive Tangerang. FOTO: Dok. Perum Bulog Subdrive Tangerang

PERUSAHAAN Umum (Perum) Bulog Subdivisi Regional Tangerang menggandeng Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan untuk menyelenggarakan bazar saat Ramadan.

Di Kota Tangerang Selatan, bazar Ramadan diselenggaakan sekitar Pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB, di Jalan Letnan Sutopo, Dinas Ketahanan Pangan mulai 15 Mei hingga 17 Mei 2019. Berikutnya, pasar murah ini diselenggarakan serentak di Kantor Kecamatan Pondok Aren, Pamulang, Serpong, Ciputat, Ciputat Timur, Setu dan Serpong Utara pada 21 Mei 2019.

Di Kota Tangerang, bazar Ramadan diselenggarakan di Pondok Pucung, Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah pada 20 mei 2019. Hari berikutnya, di Jalan Husen Satranegara, Benda. Kemudian, di Regency Satu, Priuk pada 23 Mei. Lalu, di Jalan Iskandar Muda, Neglasari pada 24 Mei.

Selanjutnya, pada 27 Mei, diselenggarakan Pasar Lingkungan (pasling) di Rusun Manis Jaya, Kelurahan Jatiuwung dan Perumnas 2, Cibodas Baru. Lalu, diselenggarakan pasling di Pabuara Tumpeng, Karawaci dan Jalan Daan Mogot, Batu Ceper pada 28 Mei. Terakhir, pasling di Jalan Taman Sari, Laangan Utara dan Perum Nambo Jaya, Nambo pada 29 Mei.

“Kalau di Kabupaten Tangerang masih proses penjadwalan,” kata Junaidi Arrau, Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Tangerang, Kamis (9/5).

Dikatakan Junaidi, adapun komoditi yang akan disediakan pihaknya adalah beras pandan wangi, beras premium satu, beras premium dua, beras hitam, beras milky, beras merah, terigu, minyak goreng, gula pasir dan daging. Harga jual barang-barang tersebut, menurunya, dijual dibawah harga eceren tertinggi (HET). “Selisih harganya bisa antara Rp100 sampai Rp500 dengan HET,” jelasnya.

Junaidi mengucapkan, penyelenggaraan bazar Ramadan bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mengurangi pengeluaran uang belanja saat bulan puasa 1440 hijriah atau 2019 masehi.

“Jadi, bazar Ramadan ini dibuka untuk umum. Masyarakat bisa langsung datang, tanpa bawa-bawa kupon apapun,” ujar pria berkaca mata ini.  (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here