Home BANTEN Pasar Karangantu Akan Dibongkar

Pasar Karangantu Akan Dibongkar

0
SHARE
WAWANCARA: Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Serang, Jhoni Manahan diwawancarai wartawan di Kota Serang belum lama ini, FOTO: Herlin Saputra/Banten Ekspres

SERANG – Pasar Karangantu di Kecamatan Kasemen, Kota Serang akan dibongkar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Banten tahun 2019. Pelaksanaan pembongkaran pasar tersebut hingga kini masih menunggu proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Banten.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menangah (Disperdaginkop dan UKM) Kota Serang, Jhoni Manahan, mengatakan, tujuan pembongkaran Pasar Karangantu karena lahan eks Pasar Karangantu akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Pasar Karangantu masuk kawasan Banten Lama. Di situ itu kan belum ada RTH-nya. Jadi nanti eks lahan Pasar Karangantu akan dibangun RTH, karena di situ lokasi wisata religi supaya terlihat indah dan tidak kumuh. Kemudian Pasar Kasemen akan dipindahkan ke Pasar Margaluyu, Kecamatan Kasemen,” ujar Jhoni saat dihubungi melalui sambung telepon selulernya, Selasa (14/5).

Ia mengaku belum tahu pasti terkait target pelaksanaan pembongkaran Pasar Karangantu. “Targetnya kapan saya juga belum tahu. Tapi katanya Perkim (DPRKP) Provinsi sudah lelang,” katanya.

Ia pun menuturkan bahwa Pasar Karangantu hingga kini masih beroperasi. Ada transaksi jual-beli antara pedagang dan pembeli. “Masih tiap hari,” tuturnya.

Pada bagian lain, Jhoni mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mengagendakan launching Pasar Walantaka di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada bulan Ramadhan ini.

“Rencananya kalau Pasar Walantaka akan launching pertengahan puasa ini. Itu juga tergantung kesiapan pimpinan pak walikota dan pak wakil walikota,” ungkap Jhoni.

Ia menyebutkan, sarana di Pasar Margaluyu dan Pasar Walantaka terdiri dari 40 kios dan 60 los. “Sama di Pasar Walantaka juga ada 40 kios dan 60 los,” katanya.

Jhoni menambahkan, setelah di-launching toko dan kios di Pasar Margaluyu dan Walantaka belum dikenakan biaya untuk sewanya. “Kalau sewa harus ada perdanya. Sebelum ada perdanya berarti akan digratiskan dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Disperdaginkop UKM Kota Serang, Sugiri, membenarkan bahwa pihaknya berencana akan me-launching Pasar Margaluyu Kasemen dan Pasar Walantaka dalam waktu dekat ini.

“Sebetulnya sih inginnya dalam waktu dekat. Tapi ini juga ada pertimbangan lain karena menjelang Ramadan, khawatir saat Ramadan itu kan adaptasinya sulit. Khawatirnya mematikan mata pencaharian pedagang. Setelah lebaran saja,” singkat Sugiri. (mg-04/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here