Home BANTEN Baru 15 Persen Jalan Desa Dibangun

Baru 15 Persen Jalan Desa Dibangun

0
SHARE
TMMD: Dandim 0602/Serang, Letkol Inf Erwin Agung membonceng Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan,  Kabupaten Serang, Selasa (9/7). FOTO: Pemkab Serang for Banten Ekspres

SERANG – Hingga tahun ini, Pemkab Serang baru bisa membangun ruas jalan desa di Kabupaten Serang sepanjang 200 kilometer atau 15 persen dari total panjang ruas jalan desa 1.850 kilometer.

Hal itu diungkapkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan,  Kabupaten Serang, Selasa (9/7).

Dalam acara tersebut, hadir antara lain Komandan Kodim (Dandim) 0602/ Serang Letkol Inf Erwin Agung, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Hatib Nawawi, dan Camat Pamarayan Edi Sumardi.

Menurut Tatu, pembangunan jalan desa merupakan kewenangan desa masing-masing. Namun karena anggaran desa minim maka pihaknya mencoba menaikkan status sebagian jalan desa menjadi jalan kabupaten. “Nanti sepanjang 400 kilometer jalan desa akan dinaikkan statusnya,” katanya seusai acara TMMD.

Dia menjelaskan kenaikan status jalan desa dilakukan atas saran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Setelah dibangun, nanti jalan tersebut dihibahkan kepada desa dan masuk ke neraca desa sebagai hibah dari Pemkab Serang.

Meski begitu, Tatu belum bisa menyampaikan target menaikkan 400 kilometer jalan desa menjadi jalan kabupaten. Sebab dibutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena itu ia berharap ada bantuan dari pusat dan bantuan gubernur. “Sebab dari perda percepatan pembangunan tahun ini saja untuk jalan kabupaten belum tercapai,” ujarnya.

Dandim 0602/Serang, Letkol Inf Erwin Agung mengatakan pihaknya telah membuka jalan lingkungan sepanjang 1.850 meter. Jalan tersebut merupakan akses tercepat masyarakat berobat menuju Kabupaten Lebak. “Sejarahnya memang dulu pernah ada jalan, tapi sekarang tertutup hutan, makanya kita buka kembali jalannya. Jalan itu sangat diperlukan warga karena kalau berobat ke Serang itu jauh dan lebih dekat ke Lebak,” katanya.

Selain itu pihaknya juga membangunkan dua sarana mandi cuci kakus (MCK) dan drainase sepanjang 750 meter. Pembangunannya dilakukan secara gotong royong. “Mulai dari membuka akses jalan sampai dengan gorong-gorong kita lakukan bersama-sama dengan masyarakat, tentunya ini juga mempercepat pembangunan,” ujarnya. (mam/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here