Home BANTEN Distributor Pupuk Petrokimia Gresik Gelar Sosialisasi Penyaluran Sesuai Ketentuan

Distributor Pupuk Petrokimia Gresik Gelar Sosialisasi Penyaluran Sesuai Ketentuan

0
SHARE
SOSIALISASI: Distributor Pupuk Petrokimia Gresik H Didi (baju putih) menjelaskan tentang pemupukan berimbang serta peningkatan kesadaran penggunaan pupuk kepada para pemilik kios dan agen pupuk di Serang, Sabtu (6/72019).

SERANG-Pupuk merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian sasaran produksi pertanian. Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah adalah menyediakan pupuk bersubsidi. Untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut berjalan sesuai ketentuan digelar pertemuan antara distributor pupuk Petrokimia Gresik dengan kios/agen pupuk bersubsidi, di Kalodran, Kabupaten Serang, Sabtu (6/7/2019).

Dalam pertemuan itu, H. Didi selaku distributor pupuk Petrokimia Gresik menyosialisasikan tentang pemupukan berimbang serta peningkatan kesadaran penggunaan pupuk kepada para pemilik kios/agen pupuk.

Didi mengatakan, sejatinya ketersediaan pupuk harus memenuhi enam prinsip. Yakni, tepat yaitu tepat mutu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat harga, tepat waktu dan tepat tempat.

“Khusus untuk penyediaan pupuk bersubsidi Pemerintah telah menerapkan subsidi pupuk sehingga harga pupuk bersubsidi relatif lebih murah dan terjangkau oleh kemampuan modal petani” jelas H Didi.

Ia melanjutkan, pupuk-pupuk bersubsidi ini diperuntukan bagi petani. Pupuk subsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan penyaluranya mendapat subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan kelompok tani atau petani di sektor pertanian.

“Dikarenakan pupuk subsidi termasuk kategori barang dalam pengawasan maka penyaluran pupuk bersubsidi harus sesuai dengan peruntukannya,” katanya.

Maka, kata Didi, pupuk subsidi harus diberikan kepada petani yang terakomodir dalam rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atau RDKK. Dan, dalam penyalurannya, pupuk bersubsidi ini menggunakan sistem tertutup yakni secara berjenjang dan telah ditetapkan wilayah kewenangan distribusi dan pengecer. “Sehingga petani dan kelompok tani hanya dapat memperoleh pupuk subsidi pada pengecer yang telah ditetapkan saja,” ungkapnya. (*/dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here