Home TANGERANG HUB Sebulan, Keluarkan 20.000 Suket Gara-gara Blanko KTP-el Kosong

Sebulan, Keluarkan 20.000 Suket Gara-gara Blanko KTP-el Kosong

0
SHARE
REKAM IRIS MATA: Seorang warga melakukan perekaman iris mata di Disdukcapil Kota Tangsel, beberapa waktu lalu. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Sejak Juli lalu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel telah mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) pengganti KTP-el. Hal ini dilakukan karena blanko KTP-el dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kosong.

Kepala Dukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, sejak Juli telah memberlakukan Suket kembali karena ketertbatasan blanko KTP-el. Dalam satu minggu Dukcapil Tangsel hanya mendapat kuota 500 balnko KTP-el dari Kemendagri.

“Kita hanya dapat 500 keping blanko per minggu, padahal satu hari yang mengurus KTP diDukcapil Tangsel mencapi 1.000 orang,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (11/8).

Budiawan menambahkan, 500 blanko KTP tersebut dibagi untuk layanan 7 hari dan tiap hari hanya hanya dijatah 100 keping saja. Jumlah ini juga masih harus dibagi kepada 7 kecamatan se-Kota Tangsel. Sehingga tiap hari hanya 100 warga yang mendapat KTP-el dan 900 memperoleh Suket yang berlaku selama 6 bulan.

Masih menurutnya, 500 KTP-el yang dikeluarkan tiap minggu diutamakan bagi pembuat baru KTP-el. Sedangkan bagi yang hilang atau rusak akan diberi Suket dulu dan sampai saat ini sudah tercetak sekitar 20.000 Suket.

Blanko KTP-el mulai langka sejak April lalu dan muklai saat ini Dukcapil Kota Tangsel memainkan kuota dan hasilnya cuma tahan sampai Juni. “Mulai Juli Dukcapil terpaksa mengeluarkan Suket kembali yang sudah lama tidak diberlakukan di Kota Tangsel,” jelasnya.

Budiawan menjelaskan sebenanrnya dengan miliki Suket fungsinya sama seperti saat kita memiliki KTP-el. Namun, ada juga instansi yang tidak menerima Suket dengan berbagai alasan. Sehingga, tak jarang ada warga yang protes dan kecewa karena diberikan Suket. “Wara berharap maunya simpel dan maunya langsung dapat KTP-el,” tuturnya.

Mantan Asda II Kota Tangsel ini mengungkapkan,
informasi dari Kementrian saat ini sedang dilakukan lelang blanko KTP-el. Dengan keterbatasan blanko ia merasa kasihan kepada petugas Dukcapil dari kota kabupaten yang lain yang jaraknya jauh-jauh dari kantor Kemendagri.

“Kota kabupaten yang jauh atau dekat juga sama mendapat jatah 500 blanko KTP-el tiap minggu,” tutupnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here