Home BANTEN Bapak-Anak Dibunuh, Istri Kritis di Rumah Sakit

Bapak-Anak Dibunuh, Istri Kritis di Rumah Sakit

0
SHARE
OLAH TKP: Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari jejak pelaku di rumah korban, kemarin. FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG – Satu keluarga dibunuh. Korban tergeletak bersimbah darah di rumah, Kampung Gegenang, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa (13/8). Dalam kejadian tersebut, korban atas nama Rustadi (33) dan anaknya Alwi (4). Sementara istrinya Siti Sa’idah (25) berhasil selamat. Namun dalam keadaan kritis.

Berdasarkan pantauan di lapangan pukul 11.00 WIB, kondisi rumah sudah dipasang garis polisi. Warga tiada henti datang untuk melihat lokasi kejadian. Sementara jasad kedua korban sudah dibawa untuk diotopsi. Siti dibawa Rumah Sakit (RS) Panggungrawi, Cilegon. Kerabat korban, Feri mengatakan kejadian tersebut awalnya diketahui oleh rekan kerja korban Asgari (50), yang sama-sama bekerja sebagai kuli bangunan.

Saat itu Asgari hendak melakukan pekerjaannya pukul 07.04 WIB. Saat rekannya ke tempat kejadian perkara (TKP) tercium bau amis. Ia lantas masuk ke dalam rumah. Asgari terkejut melihat korban sudah tergeletak bersimbah darah. “Temannya itu menitipkan alat pekerjaan di rumah korban. Saat mau ngambil masuk ke dalam, ia melihat korban sudah terkapar,” katanya saat ditemui di lokasi.

Saat itu, teman korban langsung memohon bantuan kepada masyarakat setempat untuk menolong istri korban yang masih selamat. “Jadi langsung dibawa ke RS Panggungrawi. Kondisinya belum bisa bicara. Ada luka di pipinya sampai bolong, kebanyakan memar,” ujarnya.

Ia mengaku kaget setelah mendengar kabar tersebut. Padahal keluarga korban dianggap baik dan tidak memiliki masalah dengan tetangganya. “Keluarga itu sangat baik. Yang saya tahu tidak ada masalah sama orang lain, makanya ini membingungkan,” terangnya. Asgari belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan tersebut. Sebab bila motifnya perampokan akan tetapi tidak ada barang yang hilang di rumah korban. “Kalau perampokan, tapi anehnya tidak ada yang hilang. Sementara kalau dendam pihak korban dikenal sangat baik. Dugaannya mungkin ini dilakukan bukan hanya satu orang,” tuturnya.

Ia berharap, polisi segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap salah satu keluarganya, dan diberikan hukuman yang setimpal. “Saya berdoa agar petugas segera menyelesaikan masalah ini. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” harapnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bersama tim gabungan Polda Banten dengan Polres Serang Kota tengah menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

“Kapolres Serang Kota, bersama Direskrimum Polda Banten saat ini tengah melakukan penyelidikan,” katanya. Edy menambahkan, Kapolres Serang Kota bersama Kasat Reskrim sudah menolong Siti (istri korban) serta membawa ke rumah sakit RS Cilegon guna mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan, Direskrimum dan Tim Inafis sudah melakukan olah TKP, serta mencari keterangan saksi-saksi dan menerjunkan Tim Resmob untuk mencari pelakunya. “Saat ini sedang memburu pelaku. Mudah-mudahan pelaku segera bisa kita ungkap. Mohon do’a nya,” paparnya. (mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here