Home NASIONAL Unjuk Rasa Penolakan Kinerja Bupati Cianjur, Mahasiswa Bakar Empat Polisi

Unjuk Rasa Penolakan Kinerja Bupati Cianjur, Mahasiswa Bakar Empat Polisi

56
0
SHARE

CIANJUR— Empat orang anggota Polres Cianjur, Jawa Barat, mengalami luka bakar saat mengamankan ban bekas yang hendak dibakar mahasiswa saat berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (15/8). Sedikitnya 15 mahasiswa sudah diamankan

Mereka bermaksud menemui anggota DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan aspirasinya. Namun setelah menunggu hampir satu jam, wakil rakyat tak kunjung menemui para pengunjuk rasa. Ratusan mahasiswa menutup Jl Siliwangi, lokasi gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Bahkan massa yang mulai marah menutup jalan tersebut dan membakar ban bekas di halaman di Pendopo Bupati Cianjur.

Api yang berasal dari ban bekas yang dibakar berkobar dan mengeluarkan asap hitam. Melihat kondisi tersebut, anggota polisi yang mengamankan jalannya aksi berusaha memadamkannya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada para wartawan menjelaskan, salah seorang anggota Sabhara Polres Cianjur bernama Aiptu Erwin mengalami luka bakar serius saat mengamankan aksi unjukrasa mahasiswa. Tubuh Erwin terbakar setelah seorang pengunjukrasa menyiramkan bensin ke tubuhnya. Sedangkan tiga polisi lainnya yang terluka masing-masing Bripda Aris Simbolon, Aiptu Erwin Yuda dan Bripda Yudi.

“Saat itu anggota (Aiptu Erwin) berusaha memadamkan api. Namun tiba-tiba seorang pengunjuk rasa menyiramkan bensin ke tubuh anggota hingga akhirnya terbakar,” kata Wisnu Andiko.

Ia menjelaskan, anggota yang mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya itu, langsung dibawa ke RSUD Cianjur, guna mendapatkan pertolongan medis, sedangkan belasan orang mahasiswa langsung diamankan petugas.

Sementara RSUD Cianjur mencatat dari keempat orang anggota kepolisian yang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka cukup serius dan tiga orang luka sedang. Hingga saat ini, keempat orang korban masih menjalani penanganan serius dari tim medis. Kemungkinan satu orang korban akan di rujuk ke RS Kramatjati Jakarta.

Wisnu Andiko, mengatakan pihak Polres Cianjur telah mengamankan sedikitnya 15 mahasiswa setelah kejadian aksi mahasiswa yang berujung empat anggota polisi mengalami luka bakar. polisi juga tengah memeriksa secara intensif koordinator lapangan (koorlap) aksi yang berujung petaka tersebut. Koorlap berinisial MF tersebut sudah diamankan dan tengah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Cianjur.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mendatangi Cianjur setelah empat aparat kepolisian yang mengalami luka bakar dalam pengamanan aksi unjukrasa, Kamis (15/8). Kedatangan Kapolda untuk memastikan penanganan terhadap para anggota kepolisian yang mengalami luka bakar.

”Empat orang anggota luka bakar, satu orang bhabinkamtibmas dikirim ke Keramat Jati karena mengalami luka bakar 70 persen atau hampir 80 persen,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada wartawan. Sementara itu ada dua anggota yang luka bakar di atas 30 persen dan satu lagi luka bakar di tangan dan dibawa ke Bandung.

Menurut Rudy, pihaknya akan konsultasi mengenai upaya perawatan korban di RS Hasan Sadikin Bandung. Harapannya kondisi para korban bisa membaik setelah ditangani tim medis. Di sisi lain kata Rudy, polisi sudah menjalankan prosedur penanganan unjuk rasa sesuai aturan yang berlaku. Misalnya ketika membakar ban tidak boleh dan polisi memadamkan ketika aksi pembakaran ban tetap dilakukan.

Intinya, kata Rudy, semua yang terlibat dalam kegiatan ini yang bisa diproses hukum akan dihukum. Saat ini ada 15 orang pengunjuk rasa yang diamankan polisi. Pihaknya akan mendalami apakah ini direncanakan atau tidak. Selain itu aksi itu sesuai aturan yang ada atau tidak.

Rudy menuturkan, menghadapi kasus serupa polisi meminta aksi unjuk rasa dilakukan dengan damai dan tidak anarkis. ” Unjuk rasa boleh tapi ikuti tata cara yang ada,” imbuh dia.

Salah seorang anggota Sabhara Polres Cianjur bernama Aiptu Erwin mengalami luka bakar serius saat mengamankan aksi unjukrasa mahasiswa. Tubuh Erwin terbakar setelah seorang pengunjukrasa menyiramkan bensin ke tubuhnya. “Saat itu anggota (Aiptu Erwin) berusaha memadamkan api. Namun tiba-tiba seorang pengunjuk rasa menyiramkan bensin ke tubuh anggota hingga akhirnya terbakar,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada para wartawan.

Setelah api membakar tubuh Erwin, dua rekannya yaitu Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon berusaha menyelamatkannya. Namun saat upaya penyelamatan itu, keduanya juga ikut terbakar namun tak separah Aiptu Erwin.

“Saat ini anggota (Aiptu Erwin) dalam penanganan tim medis RSUD Cianjur. Sedangkan dua anggota lainnya hanya mengalami luka bakar ringan di bagian tangannya,” ujar Trunoyudo.(rep/cnn/ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here