Home TANGERANG HUB Program RUTLH Sampai Oktober Poles 171 Rumah

Program RUTLH Sampai Oktober Poles 171 Rumah

0
SHARE
RUMAH BARU: Wakil Walikota Benyamin Davnie (kanan) didampingi Plt kepala Disperkimta Teddy Meiyadi (kiri) saat penyerahan kunci Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Tangsel tahun ini telah menyelesaikan pembangunan 171 dari 205 rumah. Rumah tersebut dibangun dalam program perbaikan rumah umum tidak layak huni (RUTLH) 2019. Rumah yang dibangun Perkimta tersebut tersebar di 7 kecamatan.

Plt Kepala Dinas Perkimta Kota Tangsel Teddy Meiyadi mengatakan, pelaksanaan RUTLH ini berdasarkan usulan kegiatan dari Musrenbang kelurahan, kecamatan sampai kota dan termasuk usulan melalui Forum OPD.

“Usulan ini diverifikasi oleh Perkimta bersama dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di setiap kelurahan yang ada dimasing-masing kelurahan,” ujarnya, saat peresmian RUTLH di rumah pasangan Dalih dan Aswati di Jalan Pala Raya RT.2/RW.1 Pondok Cabe Udik, Pamulang, Rabu (9/10).

Teddy menambahkan, pelaksanaan kegiatan bedah rumah di Kota Tangsel telah dilaksanakan sejak 2012. Yakni 2012 sebanyak 24 unit, 2013 sebanyak 117 unit, 2014 sebanyak 46 unit, 2015 sebanyak 320 unit, 2017 sebanyak 220 unit, 2018 sebanyak 158 unit dan pada 2019 sebanyak 205 unit. “Tahun depan akan ada 304 RuTLH yang diusulkan akan dibangun,” tambahnya.

Pelaksanaan pembangunan RUTLH dilakukan secara swakelola bersama dengan BKM yang ada di setiap kelurahan lokasi penerima bantuan sosial. Kerjasama dengan BKM tersebut merupakan wujud sinergisitas pemerintah daerah dengan masyarakat dalam membangun Kota Tangsel.

Dalam kegiatan tersebut Dinas Perkimta didampingi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Tangsel yang mendampingi. Mulai saat sosialisasi sampai dengan pelaksanaan di lapangan.

“Setelah pembangunan RTLH selesai 100 persen, rumah ini diserahkan kembali kepada penerima bantuan untuk dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. Rumah yang sudah diserahkan dan dihuni oleh pemilik, tidak boleh disewakan atau diperjualbelikan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Pemkot melalui Dinas Perkimta sebagai unsur pelaksana pemerintah untuk urusan perumahan, telah melaksanakan kegiatan bedah rumah dari tahun 2012 sampai sekarang. pembangunan ini telah didampingi oleh BKM yang ada tiap kelurahan.

“Jumlah penerima bantuan perbaikan RUTLH tahun ini berjumlah 205 unit rumah yang tersebar di 7 Kecamatan, yakni Pamulang 15 unit, Serpong 31 unit, Serpong Utara 19 unit, Ciputat Timur 6 unit, Ciputat 55 unit, Pondok Aren 52 unit dan Setu 27 unit,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, dengan adanya program perbaikan RUTLH atau bedah rumah tersebut dapat menjadi salah satu upaya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Tangsel.

Yakni dalam pemenuhan kebutuhan terhadap hunian yang layak dan secara bertahap dapat mengurangi jumlah rumah yang tidak layak huni di Kota Tangsel
Biaya membangun satu rumah sebesar Rp 70 juta dengan waktu pelaksanaan dua sampai dua setengah bulan. “Pembangunan 205 RUTLH ini semuanya harus selesai Desember mendatang,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here