Home TANGERANG HUB Lalin Proyek Jembatan Macet, Pengendara Harus Cari Jalan Alternatif

Lalin Proyek Jembatan Macet, Pengendara Harus Cari Jalan Alternatif

0
SHARE
PENGALIHAN ARUS: Dishub akan mengalihkan arus lalulintas di lokasi proyek pembangunan hembatan untuk menghindari macet, Kamis (10/10). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Warga diminta mencari jalan alternatif selama perbaikan jembatan di sejumlah titik yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Diantaranya Jembatan Jalan TMP Taruna, Jembatan Cikoneng, Kelurahan Gandasari, Jembatan

Cemara Karawaci Baru, Jembatan Teuku Umar, Jembatan Maju Karya dan Jembatan Jurumudi.  Dinas Perhubungan (Dishub) akan mengalihkan rute kendaraan yang mengarah ke lokasi proyek jembatan. Hal itu dilakukan agar tidak ada penumpukan kendaraan saat macet.

Kepala Bidang Lalulintas pada Dishub Kota Tangerang Andika Nugraha mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan Dinas PUPR mengenai adanya perbaikan jembatan di beberapa titik, Dishub akan melakukan pengalihan arus agar tidak terjadi kemacetan.

“Kita akan lakukan pengalihan arus sampai dengan Desember mendatang agar tidak terjadi penumpukan kendaraan serta kemacetan panjang,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, kamis (10/10).

Andika menambahkan, selain menghindari adanya kemacetan panjang, Dishub juga akan mengupayakan kendaraan tetap berjalan dan tidak ada pemberhentian akibat adanya proyek jembatan yang saat ini sedang berjalan.

“Kendaraan padat sudah pasti, tetapi kita hadir untuk melakukan rekayasa pengalihan arus agar tidak terjadi penumpukan. Selain itu, warga diminta untuk bisa mencari jalur alternatif jika tidak ingin melintas di jalan yang saat ini sedang ada proyek jembatan,”paparnya.

Personel yang akan diturunkan selama pengalihan arus, kata Andika, tidak ada pengkhususan agar wilayah lain tetap ada personel untuk mengatur lalin.

“Kita mempunyai personil sekitar 240 orang, itu dibagi-bagi di beberapa wilayah yang ada di Kota Tangerang untuk mengatur lalin. Jika difokuskan di proyek jembatan maka wilayah lain akan berantakan. Kita akan menggunakan sistem 2 shift,”ungkapnya.

Andika meminta masyarakat dapat mengikuti arahan dari petugas yang ada di lokasi untuk mengurangi kepadatan lalulintas. “Saya meminta agar masyarakat bisa mengikuti arahan dari petugas di lapangan, selain itu masyarakat diminta tidak parkir sembarangan,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here