Home TANGERANG HUB Pencairan Honor Pilkades Belum Merata

Pencairan Honor Pilkades Belum Merata

0
SHARE
NOMOR URUT: Para calon kepala desa di Desa Buaranjati Kecamatan Sukadiri, menunjukkan nomor urut yang diperolehnya dalam pengundian nomor urut calon kades, kemarin. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Panitia pemilihan kepala desa serentak di tingkat desa di 153 desa se-Kabupaten Tangerang harus menunggu dua bulan pencairan honor. Padahal, gelaran pilkades sudah masuk tahap pemutakhiran data.

Diketahui, besaran honor panitia pilkades tingkat desa mengalami kenaikan setelah adanya penambahan porsi anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja dearah (APBD) perubahan 2019. Untuk honor ketua panitia diganjar sebesar Rp1,1 juta setiap bulan. Sedangkan untuk anggota sebesar Rp800 ribu per bulan. Adapun panitia pemutakhiran data pemilih diberikan honor sebesar Rp500 untuk setiap data per orang yang terdapat di kartu keluarga (KK).

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Tangerang, Mulyono mengatakan, ada beberapa desa yang dana persiapannya belum dapat dicairkan. Ia mengungkapkan, belum mengetahui akar permasalahan honorarium panitia belum kunjung turun.

“Sudah dua minggu lalu dana tinggal diambil. Itu panitia pilkades tinggal diambil saja di rekening desa. Hanya saja keterlambatan ada di pejabat DPMD, tidak tahu saya sebabnya,” ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres, Selasa siang (5/11).

Kata Mulyono, besaran dana persiapan pilkades yang diterima setiap desa berbeda dan tergantung dari jumlah pemilih, kebutuhan, dan faktor lainnya. Ia mengungkapkan, data desa yang belum menerima dana persiapan pilkades masih di bagian keuangan.

“Kalau yang untuk dana persiapan sudah turun dan tinggal dicairkan panitia. Besarannya, sekira Rp30 hingga Rp40 juta setiap desa. Memang bervariatif. Ada beberapa yang belum menerima, data lengkapnya ada di keuangan, sekira 14 desa yang belum cair,” jelasnya.

Ia menjelaskan, masa kerja panitia pilkades dari September hingga Desember atau selama empat bulan. Adapun tunggakan honorarium panitia yang belum dibayarkan akan dihitung saat pembayaran pada bulan ini. Ia berharap, panitia pilkades dapat bekerja sesuai dengan aturan dan tahapan yang telah ditetapkan.

“Pasti di rapel honor yang belum dibayarkan kalau sudah cair anggarannya. Saya harap, semua panitia menyiapkan sesuai dengan tahapannya dan hari ini kan tahap pemutakhiran data. Serta, panitia menyiapkan dan disesuaikan dengan tahapan yang ada,” tutupnya. (mg-10/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here