Home TANGERANG HUB Retribusi Sampah Banyak ‘Bocornya’, Pembayaran 12 Kelurahan Rendah

Retribusi Sampah Banyak ‘Bocornya’, Pembayaran 12 Kelurahan Rendah

535
0
SHARE

TANGERANG – Pendapatan darai retribusi sampah belum maksimal. Diduga ada ‘kebocoran’ di tingkat RT, RW bahkan kelurahan. Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Kota Tangerang, ada 12 kelurahan yang pembayarannya sangat rendah.

“Saya tidak tahu apakah disampaikan oleh RT atau RW ke kelurahan, karena masyarakat pasti melakukan pembayaran. Apalagi iuran setiap bulan hanya Rp20 ribu, pasti sangat ringan bagi masyarakat. Saya tidak mau menyalahkan siapapun, hanya saja sudah menjadi kewajiban kelurahan melakukan pembayaran retribusi yang diterima dari masyarakat,”papar Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada saat ditemui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (6/11).

Ia menuturkan, retrebusi sampah iuran yang diberikan masyarakat ke RT atau RW. Selanjutnya dari RT diserahkan ke kelurahan. Tetapi ada 12 kelurahan sampai saat ini retrebusinya tidak sesuai target.

Untuk menekan kebocoran iuran sampah yang dibayar masyarakat, DLH akan menerapkan sistem e-payment atau pembayaran digital. Saat ini sedang melakukan komunikasi dengan Dinas Kominfo untuk teknisnya agar masyarakat mudah membayar iuran sampah.

“Retrebusi dengan menggunakan sistem e-payment  rencana kami, karena melihat dari data bahwa ada 12 kelurahan yang retribusi sampahnya rendah untuk menutup kebocoran,”ujarnya.

Ia menjelaskan, target retribusi  yang ada di DLH tahun ini pada anggaran murni sebesar Rp 12,3 miliar, tetapi di anggaran perubahan menjadi Rp 14,3 miliar. Dengan target yang begitu besar Dedi terus melakukan upaya mencapai target yang telah ditentukan.

“Saya yakin, tahun ini mencapai target retribusi sampah. Walaupun ada 12 kelurahan yang masih rendah, kami akan berikan sosialisasi agar bisa menempuh target yang ditentukan. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun bisa selesai,”ungkapnya.

Dedi berpesan, masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Walaupun ada petugas, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab masyarakat. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here