Home TANGERANG HUB 162 Jukir Liar Ditangkap, 4 Orang Positif Pakai Sabu

162 Jukir Liar Ditangkap, 4 Orang Positif Pakai Sabu

0
SHARE
Ratusan juru parkir liar dikumpulkan di Aula Polres Metro Tangerang Kota. Mereka ditangkap dari sejumlah tempat di Kota Tangerang, kemarin. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

KOTA TANGERANG-Razia serentak dilakukan di seluruh wilayah Kota Tangerang. Semua polsek bergerak. Dengan sasaran, preman dan juru parkir (jukir) liar. Hasilnya, 162 orang ditangkap. Mereka sebagian besar jukir liar. Ratusan orang ini diamankan di Mapolrestro Tangerang Kota, kemarin.

Dari Polsek Jatiuwung ditangkap sebanyak 60 orang. Polsek Tangerang 36 orang. Polsek Batuceper 13 orang. Polsek Cipondoh 9 orang. Polsek Karawaci 14 orang. Polsek Benda 13 orang. Polsek Ciledug 11 orang dan Polsek Neglasari 10 orang. Semuanya ditangkap pada saat melakukan aktivitas mereka menjadi tukang parkir di pinggir jalan.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Burhanuddin mengatakan, operasi cipta kondisi yang menjaring preman dan jukir ini juga untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang.

“Dari operasi ini, kami berhasil mengamankan 162 orang yang terdiri dari 1 perempuan dan 161 laki-laki. Mereka ditangkap oleh tim dari 8 polsek yang ada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di aula Mapolrestro Tangkot, Kamis (7/11).

Menurutnya, operasi digelar di seluruh wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota termasuk objek vital di Kota Tangerang.

Preman dan jukir ini diamankan untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas yang ada di Kota Tangerang.

“Dalam penangkapan ini kami tidak menemukan barang bukti, seperti senjata tajam dan benda lainnya yang mencurigakan tidak ada,” lanjutnya.

Ia menuturkan, ratusan orang itu digelandang ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan urine. Hasilnya, empat orang di antaranya terdeteksi positif usai menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

“Untuk yang positif narkoba, kami akan kembangkan dari mana dia mendapat sabu itu. Saat ini ada 4 orang yang positif menggunakan sabu. Tetapi mereka tidak diproses hanya diberikan rehabilitasi dan mencari tahu sabu yang mereka konsusmi dari mana. Kita lakukan pengejaran terhadap bandarnya,”ungkapnya.

Burhanuddin menambahkan, akan melakukan pembinaan terhadap preman-preman itu untuk kemudian dilepas kembali dengan harapan tidak menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

“Kami imbau kepada rekan-rekan juru parkir mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang. Jika ada permasalahan, mari selesaikan secara kebersamaan,” tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here