Home TANGERANG HUB Banyak Pihak Gak Tahu Manfaat Nuklir

Banyak Pihak Gak Tahu Manfaat Nuklir

0
SHARE
JADI PEMBICARA: Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Hendig Winarno saat menjadi narasumber dalam seminar di Unpam, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Nuklir seperti barang yang tak ada manfaat, bahkan sebaliknya sanga berbahaya. Padahal, jika dikelola banyak manfaat dari nuklir. Sayangnya, banyak warga yang tidak mengetahui manfaat ini.

Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Hendig Winarno. Ia mengungkapkan, banyak masyarakat yang belum mengetahui beragam manfaat yang dihasilkan nuklir.

Sebagian besar masyarakat hanya sebatas mengetahui bahwa nuklir dipergunakan sebagai senjata dan berbahaya, yang biasa orang sebut bom atom.

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui. Bagaimana pun juga, nuklir punya banyak manfaat,” jelas Hendig saat memberikan materi pada Seminar Nasional yang diadakan di Universitas Pamulang (Unpam) Kampus 2, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Setu, Tangsel, Selasa (12/11).

Kepada ribuan mahasiswa, ia menerangkan, nuklir mempunyai manfaat yang luar biasa. Terbukti dengan produk nuklir yang ia ciptakan di berbagai bidang.

“Bidang pertanian, kesehatan, industri, lingkungan, lainnya. Penelitian kami bukan hanya untuk lembar tugas dan kemudian masuk laci, tapi sudah menjadi produk dan sudah dikormesialkan,” imbuhnya.

Contohnya, lanjut Hendig, dalam bidang pertanian pihaknya telah menghasilkan jenis padi yang menjadi varietas unggul asli Indonesia, bernama Sidenuk.

“Dengan baiknya kualitas padi, maka akan menciptakan nilai produktivitas tinggi, tahan dari penyakit, dan memiliki rasa yang enak,” terangnya.

Selain itu, produk di bidang lain pun telah banyak dipergunakan di Indonesia. Misalnya pendeteksi penyakit kanker.

“Banyak orang belum tahu, banyak yang pergi ke luar negeri, padahal di Indonesia ada. Dan itu menggunakan nuklir,” tambah Endig.

Ia berharap, segala kunggulan nuklir ini dapat diketahui dan tentu dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

“Harapan kami jatuh pada kaum milenial. Mereka sebagai penerus perjuangan kami. Mahasiswa pun sebagai kaum intelektual dapat membantu menyebar luaskan manfaat dan kegunaan nuklir ini,” harapnya.

Sementara Rektor UNPAM Dayat Hidayat menyikapi nuklir sama seperti pisau. Pada keduanya itu terkandung manfaat dan bahaya.

“Jika kita gunakan pisau untuk hal yang berbahaya, maka kita akan terancam bahaya. Jika kita gunakan untuk hal yang bermanfaat, kita akan mendapatkan manfaatnya. Begitu pula nuklir. Bukan hanya sebagai senjata mematikan, nuklir juga dapat memberikan manfaat yang begitu besar,” pungkasnya. (mol/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here