Home PENDIDIKAN Gugus 01 SD Kecamatan Balaraja, Kualitas Guru harus Ditingkatkan

Gugus 01 SD Kecamatan Balaraja, Kualitas Guru harus Ditingkatkan

0
SHARE
SAMBUTAN: Pengawas SD Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, H Nahaman (berdiri) memberikan sambutan saat pelatihan guru bekerjasama dengan LPMP Banten, dilaksanakan di Aula SDN Tobat 1, Rabu (27/11). FOTO: Mas Deden Budiman/Tangerang Ekspres

BALARAJA – Pengurus Gugus 01 SD Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang memiliki komitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi tenaga pengajar atau guru.

Hal itu diungkapkan Hj Ikah Nurmayati, Ketua Gugus 01 SD Kecamatan Balaraja, saat pelaksanaan pelatihan guru yang bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Banten, dilaksanakan di Aula SDN Tobat 1, Rabu (27/11).

Kata Hj Ikah, guru menjadi ujung tombak dalam memberikan pelajaran untuk siswa. “Pertama tadi saya ingatkan tentang mutu pendidikan, terutama meningkatkan sumber daya manusia untuk guru. Dengan kualitas guru terjaga, maka mutu pendidikan di sekolah akan bagus,” kata Hj Ikah, yang ditemui disela-sela kegiatan.

Melalui kegiatan Gugus, Hj Ikah berharap para guru dapat meningkatkan mutu pendidikan hingga mengembangkan dirinya untuk memberikan pelajaran sesuai tupoksi masing-masing.

“Saya berharap para guru bisa memberikan pemahaman untuk lembaga pendidikan di masing-masing sekolah, sehingga secara tidak langsung dapat memberikan ajaran yang bermutu bagi para siswa,” harapnya.

Koordinator Pengawas SD Kecamatan Balaraja, H Nahaman menjelaskan, dengan banyaknya kegiatan pelatihan yang diberikan kepada guru, maka siswa di masing-masing sekolah akan mampu menyerap ilmu yang diberikan oleh guru.

Pelatihan guru ditekankan pada penguasaan pembelajaran yang mencakup tiga hal, yakni pemahaman, aplikasi, dan penalaran.

“Guru tidak bisa lagi melaksanakan pembelajaran seperti biasanya. Mereka harus didorong pada aplikasi dan penalaran, karena itu yang mendorong anak bisa bersaing dengan negara lainnya,” katanya.

Dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru, modul penilaian berbasis high order thinking skill (HOTS) telah dimasukkan. Hal terpenting yang perlu dilakukan dalam proses asesmen adalah menindaklanjuti hasil diagnosisnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, akan tetap menjadikan hasil diagnosis ini sebagai salah satu acuan dalam pembuatan kebijakan peningkatan proses pembelajaran.

Menurut H Nahaman, pihaknya terus berusaha menciptakan mutu pendidikan di setiap sekolah. “Kami sangat berharap semua sekolah juga bisa mewujudkan dunia pendidikan yang bermutu,” terang H. Nahaman.

Sementara itu, salah seorang pembicara dari LPMP Banten, Yuniati, merasa bangga dengan antusias peserta yang mengikuti pelatihan yang diikuti sekitar 60 guru.

Dirinya meminta, para guru sebagai pendidik harus terus semangat dalam mendidik siswanya di sekolah. “Saya bangga dengan semangat peserta mengikuti pelatihan seperti ini. Motivasi tersebut menjadi modal awal bagi para guru dalam mencerdaskan anak bangsa,” imbuh Yuniati. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here