Home TANGERANG HUB Bersama KPK, Pencegahan Korupsi Dilakukan Secara Masif

Bersama KPK, Pencegahan Korupsi Dilakukan Secara Masif

0
SHARE
FOTO BERSAMA:Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar (ketiga dari kiri) bersama dengan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK, didampingi Inspektur Inspektorat Kabupaten Tangerang, Uyung Mulyardi (kedua dari kanan), usai menghadiri acara peringatan hari antikorupsi se-dunia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/12). FOTO: Humas Pemkab for Tangerang Ekspres

JAKARTA-Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar menghadiri peringatan Hari Antikorupsi se-dunia (Hakordia) di Gedung Merah Putih, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Acara tersebut dihadiri seluruh kepala daerah se-Indonesia, baik Bupati/Walikota maupun Gubernur. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Bersama Melawan Korupsi, Mewujudkan Indonesia maju’. Serta, dibuka oleh Wapres RI KH. Maruf Amin, Senin (9/12).

Zaki menegaskan Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah dengan tingkat upaya pencegahan korupsi tertinggi. Ia optimis, prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan adanya upaya yang komitmen dari semua elemen. “Mudah-mudahan ke depan terus dilakukan peningkatan dalam upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Tangerang. Serta, bisa dilakukan dengan cepat masif dan juga atas bimbingan dari KPK,” beber Zaki.

Program pencegahan korupsi yang sudah berjalan bersama KPK, yakni, pemasangan alat tapping server atau pelacak transaksi untuk pajak restoran, hotel, hiburan dan parkir. Pemasangan alat tersebut bertujuan memantau secara langsung pajak daerah. Inspektur Inspektorat Kabupaten Tangerang, Uyung Mulyardi mengatakan, momentum peringatan hari anti-korupsi sebagai evaluasi atas apa yang sudah dialukan pemerintah. “Kita optimis Indonesia bisa terbebas dari korupsi. Program dan evaluasi pencegahan korupsi terus menerus kita lakukan dan komitmen,” tutupnya.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan perjalanan, perjuangan melawan korupsi belum usai. Walaupun penindakan korupsi sudah dilakukan lembaga pimpinannya. Ia menjelaskan, perlunya sinergi dan kerjasama dengan semua elemen dengan baik guna memberantas korupsi. Walaupun, kata Agus, indeks pemberantasan korupsi di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnnya. “Dalam perjalanan kami, alhamdulillah walaupun pelan indeks korupsi membaik. Terakhir nilainya 38. Kita berharap tren itu bisa kita pertahankan. Namun, perjalanan belum usai sampai di sana,” ujarnya saat sambutan. (rlis/mg-10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here