Home TANGERANG HUB HUT ke-76 Kabupaten Tangerang, Dapat ‘Kado’ Rp 2 T

HUT ke-76 Kabupaten Tangerang, Dapat ‘Kado’ Rp 2 T

0
SHARE
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar (kanan) bersama Kepala Bapenda Soma Atmaja.

Membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) makin mudah. Bisa di bank bjb, Tokopedia, Bukalapak, Indomart, Alfamart, Kantor Pos atau datang langsung ke kantor UPT Pajak Daerah. Tak hanya itu, wajib pajak dapat mengunduh sendiri Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) melalui aplikasi Sistem Informasi Catak PBB Online Terpadu (SiCepot). Inovasi teknologi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang membuahkan hasil. Dengan semakin mudahnya membayar PBB, pendapatan Pemkab Tangerang melejit. Total pendapatan keseluruhan dari sektor pajak daerah hingga 12 Desember, tembus Rp 2,016 triliun.

“Alhamdulillah. Ini kado hari ulang tahun Kabupaten Tangerang yang ke-76, masyarakat sadar akan pentingnya bayar pajak untuk pembangunan,” kata Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar.
Dana dari pajak inilah yang digunakan untuk membiayai pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Bupati mengatakan program prioritas akan dikebut. Dari sektor kesehatan, salah satunya dibangun Rumah Sakit Umum Pakuhaji. Sektor pendidikan, ruang kelas dan unit sekolah baru dibangun. Sektor infrastruktur, jalan dan jembatan direhabilitasi. Bahkan untuk jembatan ada yang dibuat baru.

Untuk bidang saran olahraga, dibangun sport center dan stadion mini di setiap kecamatan. Rumah-rumah warga yang tidak layak huni dibedah dan dibuat lebih bagus melalui program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, Miskin, dan Pemberdayaan Lingkungan Sosial Ekonomi, (Gebrak Pak Kumis Plus) tahun ini menyasar 1.000 kepala keluarga (KK) kurang mampu. Kemudian, lingkungan pondok pesantren direhabilitasi agar lebih sehat, nyaman dan indah melalui program sanitasi Pesantren (Sanitren). Hingga memberikan insentif bagi guru ngaji, RW dan RT.

Dua program di atas, bagian dari 15 program prioritas A.Zaki Iskandar. “Hasil pajak kita kelola untuk membangun daerah. Semua ini bermuara untuk kepentingan masyarakat,” papar Zaki.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan capaian pendapatan pajak daerah ini hasil sinergi dengan banyak pihak. Antara pemerintah, sektor swasta dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini taat membayar pajak.

“Sinergi kita bersama membangun daerah, semangat akan pentingnya pembangunan dan kerja keras para OPD untuk menggali sektor pajak daerah,” kata Soma.

Bapenda di bawah kepemimpinan Soma juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak, Pak Jaka Awards 2019, pada 29 November lalu di Hotel Atria Gading Serpong.

“Kita beri apresiasi bagi wajib pajak yang patuh dan tepat waktu membayar pajak. Mari bayar pajak untuk membangun daerah,” lanjutnya.

Sementara Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman menambahkan di sektor pendapaan PBB dan BPHTB merupakan menyumbang terbesar pajak daerah mencapai Rp 1,2 Triliun di tahun 2019.

“PBB dan BPHTB penyumbang pendapat paling besar di sektor pajak daerah. Tren peningkatan di tahun ini terus meningkat kesadaran masyarakat membayar pajak. Karena kita telah memberikan sarana kemudahan dalam membayar pajak. Salah satunya melalui e-commers,” jelas Dwi Chandra Budiman.

Menurut data dari Bapenda per tanggal 12 Desember 2019, pendapatan dari PBB sekitar Rp 447,874 miliar dan BPHTB Rp 757,980 miliar.

Sedangkan pendapatan pajak dari Non PBB dan BPHTB seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir dan pajak air bawah tanah keseluruhan mendapatkan Rp 810,206 miliar. (mg-10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here