Home HUKUM Usai Bunuh Anak, Mencoba Bunuh Diri

Usai Bunuh Anak, Mencoba Bunuh Diri

0
SHARE
GARIS POLISI: Rumah kontrakan yang menjadi tempat pembunuhan bocah 4 tahun oleh ayah kandungnya, diberi garis polisi.

KOTA TANGERANG-Bocah berusia 4 tahun dibunuh ayah kandungnya. Rasya alias Aca (4) ditemukan tak bernyawa dengan luka sayatan di leher dan tusukan di perut. Pelaku, ayah kandungnya, Ardiansyah (31). Usai membunuh anaknya, Ardiansyah mencoba bunuh diri. Ia menusuk dan menggorok lehernya sendiri dengan pisau dapur. Keduanya ditemukan bersimbah darah di rumahnya, Kedaung Wetan RT02/02, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Senin (16/12) pukul 06.30 WIB.

Ardiansyah dalam kondis kritis di RSU Kabupaten Tangerang. Anggota Polsek Neglasari ditempatkan di ruang perawatan untuk menjaga Ardiansyah.

“Kita akan tunggu Ardiansyah sampai pulih. Saat belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih sangat kritis akibat menusukkan pisau ke dirinya setelah menusuk anaknya,” terang Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung.

Polisi menduga, Ardiansyah tega membunuh anaknya sendiri, karena stres. Akibat kehidupan rumahnya tangganya di ambang kehancuran. Ia dan istrinya, Novi sudah lama pisah ranjang. Kini sedang dalam proses perceraian. Informasi mereka sedang dalam proses perceraian, setelah polisi memintai keterangan Novi. “Untuk sementara dugaan dan motifnya, Ardiansyah ini stres, karena proses perceraian ini,”ungkap RobinsonManurung.

Kapolsek menjelaskan Ardiansyah, dibawa ke RSUD Kabupaten untuk dilakukan penanganan medis. Karena pada saat ditemukan masih bernafas.

Adalah Mamat yang menemukan bapak dan anak itu bersimbah darah di rumahnya. Kemarin pagi pukul 6.30 WIB, tiba-tiba telepon genggam Mamat berdering. Panggilan telepon itu dari Ardiansyah.

Mamat pun langsung merespons. Dalam pembicaraan telepon itu, Ardiansyah mengatakan kepada Mamat, ia akan bunuh diri. Mamat terperanjat. Ia langsung mengajak Novi pergi ke rumah kontrakan Ardiansyah. Setelah sampai di lokasi, Mamat langsung menggedor pintu kontrakan, karena dikunci dari dalam. Setelah didobrak dan pintu terbuka, Mamat dan Novi kaget. Mereka melihat Aca dan Ardiansyah bersimbah darah. Aca tak bergerak sama sekali. Novi langsung memeluknya dan mencoba memanggilnya sambil menggoyang-goyangkan tubuh anaknya itu. Namun, Aca tak bergerak sama sekali. Tangis Novi pun pecah. Ia berteriak histeris. Tetangga sekitar pun berdatangan. Sementara itu Mamat menghampiri Ardiansyah yang masih bergerak-gerak.

Mamat langsung meminta tolong kepada warga untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Neglasari. Setelah melaporkan kejadian tersebut, tim reskrim langsung mendatangi TKP.

“Setelah dapat informasi, saya dan tim langsung ke lokasi kejadian, benar di sana Aca sudah tidak bernyawa. Bahkan tim reskrim juga menemukan empat tusukan di tubuh Aca. Untuk Ardiansyah kami menemukan dengan kondisi kritis dengan luka tusukan di perut dan leher,”papar Kapolsek.

Menurut Mamat Minggu (15/12), Ardiansyah datang ke rumahnya. Lalu, Ardiansyah membawa Aca ke kontrakannya.

“Pagi harinya saya dihubungi Ardiansyah dan mengatakan bahwa akan bunuh diri. Dapat kabar itu saya dan Novi langsung kekontraknnya di Kedaung Wetan, sampai di sana cucu saya sudah meninggal akibat ditusuk Ardiansyah,” tutupnya.(mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here