Home TANGERANG HUB Warga Legok Kumpulkan Donasi Mauk

Warga Legok Kumpulkan Donasi Mauk

0
SHARE
SUMBANGAN: Kasi Pemberdayaan Kecamatan Legok, Milawati (kedua dari kiri) menyerahkan donasi kepada panitia donasi di Kantor Kecamatan Legok, Selasa (17/12). FOTO: Kecamatan Legok for Tangerang Ekspres

LEGOK – Donasi untuk warga korban angin puting beliung di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang terus berdatangan. Salah satunya dari warga Kecamatan Legok. Mereka mengumpulkan koin ataupun uang kertas yang akan disalurkan secara langsung kepada warga terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Legok, Tisna Hambali mengatakan, sumbangan tersebut dikumpulkan pegawai dan staf kecamatan. Usai pengumpulan, hasilnya langsung diserahkan kepada panitia donasi bencana.

“Walaupun secara nominal kecil, semoga ini dapat meringankan beban saudara kita yang terkena dampak bencana putting beliung,” katanya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (18/12).

Ia menerangkan, masih membuka donasi untuk Mauk. Apabila ada warga yang ingin menyumbang bisa langsung datang ke kantor kecematan. Menurutnya, kerusakan berupa bangunan memerlukan dana tidak sedikit untuk pemulihannya.

“Kita terbuka untuk bentuk donasi dalam bentuk apapun. Namun, disarankan dalam bentuk uang tunai atau bahan material bangunan. Sebab, saat ini yang mendesak itu kebutuhan akan material bangunan,” terang yang juga Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kabupaten Tangerang ini.

Tisna mengimbau, kepada RT, RW dan kepala desa agar mengumpulkan donasi untuk warga Kecamatan Mauk.

“Donasi yang sudah terkumpul sebanyak Rp3,6 juta. Ini baru tahap pertama saat kita kumpulkan di acara serah terima jabatan kepala desa yang baru dilantik. Dalam kesempatan ini saya imbau kepada seluruh aparatur di tingkat RT dan RW agar mengkoordinir donasi warga. Nanti, berapa yang terkumpul harap dikumpulkan ke kecamatan. Kita pasti salurkan langsung ke panitia,” imbaunya.

Senada, Kepala Seksi Pemberdayaan Kecamatan Legok, Milawati mengatakan, masih terbuka akan donasi untuk warga Mauk. Saat ini, menurutnya, pemerintah berfokus pada pemulihan bangunan dan rumah yang rusak diterjang angin puting beliung. Adapun, kebuutuhan akan makan dan minum tidak terlalu mendesak.

“Kita mengikuti perkembangan di lokasi yang terdampak. Di sana warga membutuhkan bahan bangunan dan meterial seperti genteng, semen, dan batu bata. Karenanya, kita salurkan dalam bentuk uang tunai,” katanya.

Ia berharap, pemulihan rumah dan bangunan yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kecamatan Mauk berjalan lancar. “Kita doakan agar rumah yang rusak dapat dengan segera diperbaiki dan aktivitas berjalan seperti biasa. Mari kita support suadara kita dengan apa yang bisa kita lakukan. Saya optimis pemulihan dapat berjalan lancar dan secepat-cepatnya,” pintanya. (mg-10/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here