Home OLAHRAGA Tes Even PON Bola Basket, Banten Butuh Banyak Evaluasi

Tes Even PON Bola Basket, Banten Butuh Banyak Evaluasi

0
SHARE
TOTAL: Pemain basket Banten (kanan) saat tampil di Pra PON agar juara Banten butuh latihan ekstra. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

TIM bola basket putra Banten yang menjadi salah satu peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua dipastikan butuh evaluasi mendalam untuk bisa sukses saat tampil di Bumi Cendrawasih saat PON. Itu perlu dilakukan setelah tim Banten yang tampil pada tes even PON di Mimika Sport Complex gagal meraih hasil positif.

Pada ajang 14-18 Desember 2019 pasukan Agung Cristyanto tidak mampu meraih satu kemenangan dari empat laga yang dilakoni. Keempat laga tersebut adalah menghadapi tuan rumah Papua, Banten takluk dengan skor 67-77, lalu kalah dari Sulawesi Selatan dengan skor 70-72. Dihantam Jawa Tengah 71-91, serta takluk saat menghadapi Bangka Belitung dengan skor 63-75.

Hasil tersebut jelas menjadi sinyal waspada buat tim bola basket Banten jelang pesta olahraga terbesar di Tanah Air itu. Tim binaan Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasi) Banten pimpinan Ahmed Zaki Iskandar harus berbenah jika ingin berprestasi.

Meski demikian Pelatih Bola Basket Putra Banten, Agung Cristyanto tidak panik dan tak kecewa dengan hasil yang dicapai pasukannya. Soalnya pertandingan ini dipakainya untuk mengukur kemampuan tiap individu pemain yang diturunkan. Hasilnya pun cukup positif setelah tim Banten melalui semua duel.

“Saya sudah menemukan karakter masing-masing pemain, perlahan karakter bermain sudah terbentuk. Setelah even di Papua, saya dan tim pelatih sudah tahu harus mempersiapkan apa dan bagaimana ke depannya,” ujarnya, Kamis (19/12).

Hanya saja, ada catatan khusus yang didapat dari Papua. Di mana Kevin Michael dkk kedodoran soal fisik. “Saya lihat pada awal permainan cukup mengimbangi. Game plan Banten di quarter satu dan dua berjalan sesuai intruksi di setiap bentrok. Namun di babak selanjutnya buyar, pecah kosentrasi karena fisik merosot tajam, makanya kalah,” bebernya.

Sementara Daniel Haryatama pengurus Perbasi Banten yang mendampingi tim ke Papua tetap optimistis menghadapi PON meski pada tes even tak pernah mencatat kemenangan. Ia yakin sebelum bertolak ke Bumi Cenderawasih saat PON tahun depan kualitas pemain basket Banten sudah membaik.

“Nanti kita maksimalkan di Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah) PON. Masih ada waktu untuk memperbaikinya, tidak usah khawatir. Serangkaian ujicoba pun telah disiapkan,” tuturnya. (apw/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here