Home TANGERANG HUB Tunggu Lelang, BRT Libur

Tunggu Lelang, BRT Libur

0
SHARE
ISTIRAHAT: Bus Rapit Trans (BRT) Kota Tangerang sementara tidak dioperasikan sambil menunggu proses lelang yang saat ini masih dalam proses. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Armada Bus Rapid Transit (BRT) sementara waktu tidak  beroperasi. Penyebabnya, operator bus Tayo ini sedang dilelang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang. Warga yang sudah jadi penumpang setia, diminta bersabar sampai menungu pemenang lelang.

“Saat ini kita sedang melakukan proses lelang, untuk mengetahui siapa perusahaan transportasi yang bisa mengoperasikan kembali BRT. Saya tidak bisa memastikan kapan akan selesai, karena  masih proses,”ujar Kepala  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar  saat dihubungi Tangerang Ekspres, Minggu (12/1).

Wahyudi menyampaikan, BRT Kota Tangerang harus berhenti sementara untuk menunggu hasil siapa yang memenangkan tender untuk mengoprasikan kembali BRT. Menurutnya, proses lelang BRT sempat mengalami kegagalan, karena perusahaan yang ikut ada kekuranga berkas. Maka itu dilakukan proses lelang kembali untuk menentukan siapa yang siap untuk kembali mengoperasikan BRT.

“Lelang tersebut untuk bisa menentukan siapa yang layak, karena BRT menggunakan anggaran dari APBD Kota Tangerang. Untuk jumlah perusahaanya saya belum cek lagi berapa, yang jelas masih dalam proses lelang dan masyarakat diharap sabar karena tidak akan lama,”paparnya.

Setelah lelang selesai,  BRT tersebut sudah bisa digunakan. Bahkan tahun ini angkot yang nantinya menghubungkan dengan BRT juga sudah siap dioperasikan. Hal tersebut untuk mengurai kemacetan di Kota Tangerang akibat adanya angkot yang mengetem.

“Mudah-mudahan angkot ini bisa dirasakan masyarakat, bahkan jauh dekat juga kita tarifkan Rp. 2000. Sopir angkot tidak boleh menentukan tarif, karena  sudah ditentukan,”ungkapnya.

Sementara itu, Ita Purnama Sari warga Tanah Tinggi mengungkapkan, tidak ada BRT di Kota Tangerang membuat dirinya kesulitan ke tempat usahanya di wilayah Palem Semi. Karena BRT di Kota Tangerang sangat membantu dan ongkos tidak mahal.

“Pakai BRT sangat nyaman, pantas saya tunggu sampai setengah jam tidak ada. Sampai ke Terminal Poris ternyata diberitahu bahwa BRT sedang istirahat. Kalau pakai angkot atau ojek online mahal mas, pakai BRT Rp. 2000 bisa sampai Palem Semi tempat saya jualan,”pungkasnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here