Home TANGERANG HUB Ular Cobra Teror Warga

Ular Cobra Teror Warga

0
SHARE
TEROR COBRA: Warga Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa mencoba menangkap anak ular cobra yang masuk ke pekarangan rumah, Selasa (28/1). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Bayu warga Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, hampir digigit anak ular cobra saat mencari celana. Sontak, membuat panik seisi rumah, dikarenakan anak ular Cobra ini bersemanyam di dalam lemari kamar tidurnya. Bermodal gagang sapu, Bayu berhasil mengamankan anak ular beracun ini. Ia berencana akan mengembalikan anak ular ini kehabitatnya.

“Saya kaget karena ular ini tiba-tiba muncul dan akan menggigit tangan. Kemarin tidak ada yang janggal di lemari kamar. Hanya baru hari ini ular itu muncul,” katanya kepada Tangerang Ekspres di lokasi, Selasa (28/1).

Bayu mengaku tidak sempat menghubungi petugas ataupun RT setempat, sebab, dirinya panik dan spontan mengambil kayu untuk menangkap ular.

“Ini sudah tiga kali ular masuk ke dalam rumah. Semuanya jenis cobra, cukup khawatir, apalagi saat malam hari,” jelasnya.

Kemunculan ular cobra pertama kali di dalam dapur dengan ukuran mencapai satu meter. Adapun, kemunculan kedua kalinya di dalam kamar tidur dengan ukuran mencapai 1,5 meter dan diameter diperkirakan sebesar kepalan tangan dewasa.

“Ular cobra yang muncul pertama dan kedua kita balikan kembali ke alam. Tidak kita bunuh, ular ini kan hanya mencari makan,” ujarnya.

Bayu memperkirakan, kemunculan cobra ini diakibatkan cuaca penghujan. Sehingga ular keluar sarang untuk mencari makanan. Ia memperkirakan, ular ini muncul dari kebun dan sawah serta rawa yang terdapat dibelakang rumah.

“Kita harap ada upaya dari pemerintah. Alhamdulillah selama ini tidak ada korban yang tergigit karena ular Cobra ini. Karenanya, kita mohon adanya upaya dari Pemkab Tangerang,” jelas Bayu.

Ia mengatakan, tidak menduga ular Cobra berhasil masuk ke dalam lemari dan di bawah tempat tidur. Ia mengungkapkan, esok hari akan menulusuri penyebab Cobra masuk ke dalam rumah.

“Kemungkinan ada sarang besar di sekitar sini. Kita akan cari bersama tetangga,” ucapnya. Selama ini, guna mencagah masuknya ular ke dalam rumah ia menaburi garam kasar di pintu dan jendala serta pekarangan. Selain itu, ia juga menabur kapur barus dan kamper di setiap sudut rumah. (mg-10/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here