Home TANGERANG HUB Pakulonan Usulkan 40 Kegiatan

Pakulonan Usulkan 40 Kegiatan

0
SHARE
BAHAS PERENCANAAN: Camat Serpong Bani Khosyatulloh (di tengah) didampingi Sekcam Bunga Putri (kedua dari kiri) saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Pakulonan, kemarin. Di acara ini hadir pula anggota DPRD dari Dapil Serpong Utara. FOTO: Humas Kec Serut for Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan terus digelar. Dalam sehari, ada dua sampai tiga kelurahan yang menggelar event ini berbareng. Salah satunya di Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Di wilayah ini, warga mengusulkan 40 kegiatan pembangunan.

Lurah Pakulonan, Muadih Hadi mengatakan, sebelumnya pihkanya sudah menyaring aspirasi warga terkait pembangunan dalam agenda pramusrenbang. Dalam event ini, banyak warga yang meminta kegiatan.

“Kadang-kadang di tingkat RW kan tidak mengetahui jumlah anggaran dan volumenya. Maka, kita saring lagi,” katanya, Rabu (29/1).

Dari hasil penyaringan itu, diketahui ada 40 usulan kegiatan pembangunan. Jumlah itu, terbagi untuk kegiatan fisik dan nonfisik. Masing-masing sektor jumlahnya sama yakni 20 untuk fisik dan 20 untuk kegiatan nonfisik.

“Untuk fisik contohnya, pembangunan turap, perbaikan drainase, pengaspalan dan sejenisnya. Sementara nonfisik, untuk kegiatan pelatihan dan yang bersipat pemberdayaan masyarakat,” paparnya, seraya mengatakan, untuk pagu anggaran tahun 2021 nilainya sama dengan tahun ini, yakni Rp1,9 miliaran.

Di tempat sama, Sekretaris Kecamatan Serpong Utara, Bunga Putri mengatakan, ada tiga kelurahan di Serpong Utara yang sudah menggelar agenda perencanaan pembangunan itu. Ketganya yakni, Kelurahan Jelupang, Lengkong Karya dan Pakulonan. Di Pakulonan, usulan sudah lebih dulu disaring dari kegiatan pramusrenbang yang digelar kelurahan setempat.

“Usulan-usulan itu nanti akan dibagi ke format f1 kecamatan dan f2 OPD. Nanti dikonsep sama Bappeda, kegiatan mana saja yang akan dikerjakan tahun depan,” katanya.

Secara substansi, kata Bunga, kegiatan musrenbang kelurahan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga dalam mengusulkan pembangunan. Dengan mendengarkan keinginan warga dalam membangun daerahnya akan diketahui secara akurat kebutuhan masyarakat itu.

“Tujuannya untuk mengetahui kondisi yg dirasakan masyarakat. Sebagai sarana urun rembuk apa yang menjadi skala prioritas untuk menjadi perhatian pemerintah. Intinya, musrenbang ini untuk menyerap aspirasi, terkait dengan pembangunan baik fisik maupun nonfisik,” terangnya, seraya mengatakan, dalam perencanaan ini, semua unsur yang ada di kelurahan dilibatkan. Mulai dari karang taruna, forum kota sehat hingga PKK dan forum anak. (esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here