Home TANGERANG HUB Bahaya Main di Saluran Air

Bahaya Main di Saluran Air

0
SHARE
AWAS: Anak-anak bermain di saluran air harus diawasi orangtua karena dapat membahayakan keselamatan di saat musim hujan. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Orangtua harus lebih ketat mengawasi anaknya. Jangan bermain di saluran air saat hujan turun, karena sangat membahayakan keselamatan. Seperti dialami M. Rafael Poris Gaga Baru RT 04/02 Kelurahan Poris Gaga, Batuceper. Bocah enam tahun ini meninggal dunia terbawa arus air saat bermain bersama teman-temannya di saluran air depan pergudangan PT Citra Usaha Lamindo, Sabtu (1/2) siang. Jasadnya baru ditemukan Minggu (3/2) sore oleh petugas pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal setelah dua hari tenggelam pukul 15.00 WIB. “Jenazah korban telah ditemukan radius sekitar 300 meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, proses pencarian Korban melibatkan 95 personel SAR gabungan. Pencarian terbagi menjadi empat SRU. Pada SRU pertama, melakukan penyisiran menggunakan rafting dari lokasi kejadian sejauh 4 kilometer.

SRU kedua melakukan pencarian menggunakan teknik E-SAR sejauh 1 kilometer. Lalu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian sejauh 4 kilometer. “Sedangkan untuk SRU keempat melakukan pencarian menggunakan 2 unit LCR sejauh 4 kilometer,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jasad korban yang telah berhasil dievakuasi ini telah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga. “Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ini dinyatakan ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing,” tuturnya.

Diketahui, korban tenggelam saat bermain di saluran air.  Namun, ketika bermain korban malah terpeleset. Hingga akhirnya, korban hanyut. Teman-teman korban pun langsung memberikan informasi tenggelamnya korban kepada warga sekitar. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here