Home OLAHRAGA Jelang MotoGP 2020: KTM Kejar Konsistensi

Jelang MotoGP 2020: KTM Kejar Konsistensi

0
SHARE
KOMPETITIF: Pebalap tim Red Bull KTM Pol Espargararo berusaha untuk memaksimalkan motor RC-16 dengan melakukan set-up mesin yang tepat. FOTO: MGP

TIM Red Bull KTM terus berusaha agar semakin kompetitif di MotoGP 2020. Selain mendatangkan pebalap handal Dani Pedrosa sebagai pebalap penguji, tim pabrikan asal Austria itu terus mengembangkan performa motor RC-16 agar lebih optimal dengan melakukan set-up yang sesuai dengan pebalap yang ada.

Manajer tim, Mike Leitner juga sudah memberikan instruksi kepada tim untuk memanfaatkan tes pramusim di Sepang, Malaysia, 6-9 Februari nanti untuk membuat motor mereka lebih baik musim ini.

Menanggapi hal itu, pebalap KTM, Pol Espargararo, mengaku siap untuk membantu timnya agar bisa segera menemukan set-up yang tepat pada RC-16 jelang bergulirnya musim balap 2020 nanti.

Menurut Pol, salah satu faktor yang membuat penampilannya tak mampu konsisten adalah soal konsistensi karena terlalu sering berubahnya pengembangan motor dari musim ke musim. Meski mengakui kalau kuda besinya sudah jauh lebih baik ketimbang beberapa musim sebelumnya, pebalap asal Spanyol itu merasa RC-16 milik KTM masih perlu ditingkatkan guna mampu bersaing di posisi depan.

“Kami selalu membandingkan diri kami dengan hasil dari tahun sebelumnya. Tetapi pada tahun 2019 kami memiliki motor yang sama sekali berbeda dari sebelumnya,” ujar Pol Espargaro, melansir dari laman Speedweek, Minggu (2/2/2020).

“Tapi saya pikir perubahan pada motor menandakan bahwa ada kinerja yang berbeda pada rute yang berbeda dari tahun ke tahun. Semua itu baik karena mengarah ke hal positif,” tambah Pol.

“Pada tahun 2017, di tahun pertama kami, kami sangat kuat di Phillip Island. Pada 2018 kami sangat lambat. Itu adalah bagian dari proses pengembangan. Itu akan selalu terjadi. Terkadang kita akan cepat ketika kita mengharapkan kinerja yang buruk. Yang sebaliknya akan terjadi di tempat lain. Karena motornya berganti berkali-kali,” tambahnya.

Sementara itu Leitner menyadari sampai saat ini timnya masih belum mampu untuk menciptakan motor yang kompetitif pada tahun 2019. Alhasil, hasil yang kurang apik harus ditelan para pebalap KTM, baik dari tim pabrikan ataupun satelit di sepanjang musim 2019.

Untuk itu, ia pun berharap timnya bisa memaksimalkan ujicoba pramusim untuk meningkatkan performa moto pada semua aspek, baik itu top speed, hingga sistem aerodinamika.

“Tujuan dari tes Sepang ini adalah untuk memberi keempat pebalap MotoGP materi yang sama. Sejauh ini kami mendapat hasil yang cukup positif. Tim teknis dari empat pengendara mengumpulkan motor bersama di Munderfing pada bulan Januari,” ujar Leitner.

“Kami memiliki versi berbeda dari sasis 2020 baru. Tapi kami bekerja untuk memperbaiki semua bidang. Kami mengerjakan mesin dengan berbagai hal, termasuk aerodinamika, elektronik dan di mana-mana,” tambahnya.

“Kami harus meningkatkan di semua faktor. Kami tentu tidak akan bosan dengan tes ini. Kami memiliki program pengujian yang padat. Sekarang kita harus memastikan bahwa kita melakukan tes Sepang dengan baik,” tandasnya. (apw/okz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here