Home TANGERANG HUB Perahu Pecun Ratusan Tahun Masih Terawat

Perahu Pecun Ratusan Tahun Masih Terawat

0
SHARE
KUNJUNGAN: Disbudpar Kota Tangerang mengunjungi vihara Pecun yang menyimpan perahu asli berusia ratusan tahun, Rabu (12/2). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Perayaan Pecun di Kota Tangerang akan dimasukan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang sebagai agenda wisata budaya.

Mengingat masih adanya perahu Pecun dengan usia ratusan tahun di Vihara Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci.

Kepala Bidang Pariwisata Boyke Urip Hermawan mengatakan, kedatangan Disbudpar ke Vihara untuk mengatahui apa yang bisa dijadikan potensi wisata di Kota Tangerang. Ternyata di vihara tersebut, menyimpan perahu pecun asli yang usianya sudah ratusan tahun. Hanya saja bentuk perahu sudah serpihan.

“Semua warga Tionghoa yang ada di Indonesia pasti merayakan Perayaan Pecun. Nah, asal muasalnya dari Kota Tangerang. Ini bisa kita jadikan salah satu daya tarik wisata budaya, masyarakat yang penasaran bisa lihat langsung serpihan perahu pecun asli di Kota Tangerang,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (12/2).

Boyke menambahkan, rencananya perayaan Pecun tahun ini akan digabungkan dengan Festival Cisadane. Kalau sebelumnya dilakukan secara terpisah, mudah-mudahan tahun ini bisa disatukan untuk menarik warga datang dan melihat langsung perayaan Pecun dan Festival Cisadane.

“Dari hasil pembicaraan dengan pengelola vihara, mereka sangat senang kita mengajak mereka dalam event Kota Tangerang. Tetapi mereka sedang mencocokan waktu dan hari sesuai tradisi mereka, mudah-mudahan bisa bersamaan,”paparnya.

Ia menjelaskan, vihara yang menyimpan perahu asli juga akan dibuat seperti kampung Tematik yang ada di Kota Tangerang. Bahkan perahu Pecun tersebut, sudah masuk dalam cagar budaya Kota Tangerang untuk dilestarikan.

“Kami akan melakukan promosi melalu media sosial, medaia masa, dan saat kunjungan ke daerah. Hal itu untuk memberitahu bahwa perahu Pecun asli ada di Kota Tangerang. Pastinya akan banyak orang yang datang ke Kota Tangerang untuk mengetahui adanya perahu yang saat ini hanya tinggal serpihan,”ungkapnya.

Boyke menuturkan, masyarakat juga diperbolehkan untuk melihat langsung seperti apa bentuk perahu Pecun asli. Bahkan, pihak vihara mengizinkan masyarakat untuk mengetahui keberadaan perahu yang digunakan oleh para raja dan leluhur Tionghoa saat datang ke Tangerang.

“Kita sangat mengapresiasi pengurus vihara, kerena mereka sampai saat ini masih merawat benda yang mempunyai nilai sejarah. Jadi, bagi masyarakat yang penasaran bisa datang dan melihat langsung,”pungkasnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here