Home OLAHRAGA Persita U-16 vs Mahkota Kutim (6-0), Transisi Sudah Lebih Baik

Persita U-16 vs Mahkota Kutim (6-0), Transisi Sudah Lebih Baik

0
SHARE
TANGGUH: Tim Persita U-16 masih cukup tangguh buat lawannya Mahkota Kutim pada laga ujicoba di Stadion Mini Solear, kemarin (12/2) sore. FOTO: Askab PSSI

KESEBELASAN Persita U-16 yang disiapkan menghadapi kompetisi Pro Elite Academy U-16 Liga 1 memberikan pelajaran berarti buat tim Mahkota Kutai Timur (Kutim) U-17 usai meraih kemenangan 6-0. Skuat asuhan Wawan Hermawan menunjukkan transisi permainan berjalan mulus sehingga pemain mampu tampil atraktif pada laga di Stadion Mini Solear, Rabu (12/2) sore.

Dua dari enam gol kemenangan Persita U-16 pada laga berdurasi 3×30 menit tersebut dibuat oleh Iffat Naufal. Lalu empat gol lainnya dibuat masing-masing oleh Dafiq Firdaus, Andhika, Reza Afrisal dan Fachrial Samudera.

Menanggapi kemenangan pasukannya Egi Hermawan Asisten Pelatih Persita U-16 menyebut tidak lepas dari kemampuan pemainnya melakukan transisi permainan dengan baik dan perpindahan alur serangan yang cepat. Permainan ini membuat tim tamu kesulitan mengatasi variasi serangan yang datang cukup cepat.

“Pemain mengalami progres penampilan yang cukup baik, mereka tahu kapan harus mengubah alur serangan dari kiri ke kanan serta transisi dari bertahan ke menyerang yang cukup baik dan cepat,” ucap Egi.

Namun demikian evaluasi akan tetap dilakukan apalagi saat tampil kemarin Persita U-16 masih punya kelemahan di sektor pertahanan. Menurut Egi beberapa pemain masih lambat dalam mengalirkan bola dari pertahanan ke lini tengah.

“Chemistry antar pemain belakang dan tengah belum maksimal, kalau ini sudah maksimal saya yakin kemampuan bermain anak-anak akan meningkat,” ungkap Egi.

Menambhakan Egi, Mukti Asisten Pelatih Persita U-16 menyebut kemampuan yang ada saat ini perlu terus diasah agar semakin meningkat kemampuannya. Terutama untuk mengatasi adaptasi dari satu pertandingan ke pertandingan lain saat kompetisi.

“Bersama coach Wawan (Hermawan) kami terus merancang beberapa ujicoba agar chemistry antar pemain semakin matang dan juga adaptasi pemain dengan pertandingan bisa berjalan cepat,” ucap Mukti yang bersama Egi menggantikan peran Wawan Hermawan karena sedang mengikuti Lisensi B AFC di Bandung.

Sementara pelatih Mahkota Kutim, Mak’mun SP Kosim Raslan menyatakan kekalahan pasukannya selain karena faktor kelelahan juga karena pasukannya juga dalam periode pasca kompetisi usai tampil pada kejuaraan Fossbol Junior League (FJL) di Karawang. Sehingga secara fisik, teknik dan taktik tak mampu diserap pemain saat pertandingan.

“Selain itu laga ini membuktikan kualitas tim kami dibawah Persita yang akan tampil di Elite Pro Academy U-16 Liga 1. Ini menjadi pelajaran berarti buat kami,” ucap pria yang dijuluki Simon Bajak Laut tersebut. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here