Home TANGERANG HUB Dewan Usulkan e-Musrenbang

Dewan Usulkan e-Musrenbang

0
SHARE
BACA PUISI: Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rosyid mempersembahkan puisi dalam acara coffee morning perdana DPRD yang digelar di ruang aspirasi, kemarin. FOTO: Endang Sahroni/Tangerang Ekspres

SETU-Komisi I DPRD Kota Tangsel menilai penerapan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) digital atau e-musrenbang. Hal ini disampaikan jajaran Komisi I saat menggelar Coffee Morning di ruang aspirasi gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (13/2).

Dalam acara itu hadir pimpinan DPRD seperti Ketua DPRD Abdul Rosyid, Wakil Ketua Mustopa dan Iwan Rahayu. Serta, anggota Komisi I DPRD KOta Tangsel.

Ketua Komisi I DPRD Tangsel, Ali Rahmat mengungkapkan, secara efektif Dewan sudah bekerja selama lima bulan. Dalam kurun waktu itu, pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan mulai dari rapar koordinasi hingga membentuk panitia khusus membahas rencana peraturan daerah (Raperda).

“Ketika terjadi bencana tahun baru kemarin, kita juga ditugaskan ke daerah yang terjadi bencana, tidak lama setelah kejadian. Dan, yang terakhir menjadi narsumber di Musrenbang kelurahan,” katanya.

Dari kegiatan itulah, kata dia, Komisi I memiliki gagasan untuk perbaikan dalam proses perencanaan pemabngunan itu. Salah satunya, penyelenggaraan Musrenbang yang mestinya bisa dijalankan dalam bentuk musrenbang digital.

“Masukan kami, yaitu mengusulkan musrenbang digital. Dengan e-Musrenbang kami nilai akan lebih efektif dan efisien secara waktu dan tempat,” katanya.

Di tempat sama, Anggota Komisi I
Ferdiansyah menambahkan, untuk menerapkan e-Musrenbang ini memang perlu perencanaan yang matang terlebih dahulu. Karena dalam pelaksanaannya nanti akan melibatkan semua warga sehingga, warga harus mendapatkan edukasi dari pemerintah.

“Musrenbang digital ini memang barus sebatas wacana. Bappeda dan Diskominfo mestinya bisa hadir. Tapi, karena tidak hadir tapi hasil wacana ini nanti bisa disampaikan pas hearing,” katanya.

Terkait gagasan itu, menurut Ferdi juga masih sebatas dalam tataran gagasan dan ide baru. Adapun tataran aplikasi dan kajian mendalam belum dilakukan. “Dalam pelaskanaannya nanti, perlu pelatihan terkait SDM, infrastrukturnya sampai ke apakah sudah ada payung hukum atau tidak nanti akan berdiskusi,” ujar politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Sementara sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rosyid menerangkan bahwa, kegiatan coffee morning adalah usaha Dewan dalam membangun komunikasi publik yang baik. Mereka ingin, terjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui berbagai media dan ajang.

“Kita ingin membangun komunikasi publik. Ingin memyampaikan aktualisasi kerja Dewan. Termasuk untuk mendapatkan ide dan gagasan dari masukan teman-teman media,” paparnya. (esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here