Home TANGERANG HUB Tindak Pembuang Sampah, Pemkot Gandeng Polres

Tindak Pembuang Sampah, Pemkot Gandeng Polres

0
SHARE
KELOLA SAMPAH: Sampah yang diambil dari Sungai Cisadane diolah menjadi barang berharga di Saung Bangsasuci, Jumat (21/2). Pemkot akan menggandeng Polres untuk menindak pelaku pembuang sampah sembarangan. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG –  Penanganan sampah harus lebih serius lagi. Selain dengan program edukasi perlu juga dengan aturan  tegas. Terutama para pelaku pembuang sampah sembarangan. Mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah semakin sesak dengan gunungan sampah yang mencapai ribuan ton tiap harinya.

“Kalau melihat TPA Rawa Kucing sampahnya udah menjadi gunung. Maka itu, harus bersama penanganannya dan tidak bisa Pemkot Tangerang saja,”ungkap Walikota Arief R Wismansyah saat memperingati hari sampah di Saung Bangsasuci, Jumat (21/2).

Arief menuturkan, akan menggandeng Polres Metro Tangerang untuk menindak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Karena jika didiamkan, kata Arief,  masyarakat yang tidak peduli akan terus membuang sampah sembarangan.

“Kemarin pak Kapolres bersama Reskrim dan DLH Kota Tangerang menyisir dan berkeliling ke Sungai Cisadane. Jadi, Pak Kapolres akan memberikan tindakan hukum bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” kata Arief.

Sementara itu, dalam rangka memperingati hari sampah, Pemkot Tangerang bersama dengan Polrestro, Kodim 0506 Tangerang menanam 100 pohon di bantaran Sungai Cisadane, Jumat (21/2).

Pada kesempatan itu, Walikota juga meresemikan TPS dan pengelolaan sampah yang mengalir di Sungai Cisadane.

Menurut Arief, peringatan hari sampah nasional ini harus diingatkan, agar masyarakat bisa mengelola sampah untuk dimanfaatkan kembali sebelum akhirnya dibuang ke TPA Rawa Kucing.

“Hari sampah hari komitmen kita untuk bisa mengelola sampah dan bisa menjaga lingkungan agar tidak ada lagi sampah yang dibuang sembarangan. Masyarakat harus komitmen, untuk tetap menjaga lingkungan dan juga bisa mengelola sampah mereka,”ujarnya.

Arief menambahkan, pengelolan sampah di Kota Tangerang saat ini sudah baik. Karena sudah dilakukan pengelolaan sampah yang dijadikan berbagai produk kreativitas.

“Seperti yang ada di Bangsasuci ini, sampah dari Sungai Cisadane diangkut dan dipilah menjadi sebuah karya yang bisa dijual,”paparnya.

Ia menjelaskan, dengan program yang ada di DLH Kota Tangerang, masyarakat diharapkan bisa membantu untuk melakukan pengelolaan sampah. Seperti sedekah sampah, sedekah ampas kopi dan juga program lainnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here