Home TANGERANG HUB Warga Mekar Baru Sukses Tanam Kol

Warga Mekar Baru Sukses Tanam Kol

0
SHARE
TANAM KOL: Murtala, salah seorang petani di Desa Blukbuk, Kecamatan Kronjo, berhasil menanam kol dataran rendah. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

MEKAR BARU – Petani asal Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang sukses menanam kol di dataran rendah dengan hasil yang memuaskan. Jumat (21/2).

Kol merupakan tanaman yang identik ditanam ditaran tinggi, tentunya dengan cuaca yang dingin. Akan tetapi lain halnya dengan para petani di Desa Bulukbuk ini, mereka sukses menanam kol di dataran rendah yang memiliki cuaca cukup panas, tetapi mereka sukses menanamnya dengan hasil yang sangat memuaskan.

Murtala, salah seorang petani yang sukses menanam kol tersebut mengungkapkan kisahnya, bahwa baru permulaan menanam memang pertama 200 meter mencoba tanam. Hasilnya diluar dugaannya, nyampe berat kolnya satu sampai dua kilogram.

Untuk menghasilkan berat maksimal, Murtala membutuhkan perhatian yang khusus. Meski ia mengakui dalam mengurusnya belum terlalu biasa dan belum pengalaman. Mengingat baru bertama kali bercocok tanam kol, dan berhasil meski tidak sebesar kol dataran tinggi.

“Dari tanam sampai panen itu sekitar dua bulan setengah. Perbedaan dari dataran rendah sampai dataran tinggi itu di varietas, kalau varietas dataran tinggi itu bisa nyampe lima sampai tujuh kilogram berat kolnya, kita juga baru-baru kali ini mencobv dan alhamdulillah berhasil dan memuaskan hasilnya,” jelasnya.

Kata Murtala, menurut para ahli dan pakar pertanian, untuk berat kol di dataran rendah itu sudah cukup baik, karena perbedaan tanah dan cuaca sangat mempengaruhi hasilnya, makanya hasilnya berbeda dengan kol dataran tinggi.

Ia menjelaskan, kalau kendalanya dalam menanam kolnya di Desa Blukbuk lebih kepada saat musim kemarau kesulitan air. Sedangkan kendala pada musim hujan kendalanya hama ulat.

“Kami mengatasi air dan ulat, ya kita bikin sumber ait kalau musim kemarau kita bikin sumur pantek. Sedangkan ketika memasuki musim hujan di ulet kita tinggal tambah perawatan dengan pembasmi hama,” katanya.

Menurutnya, untuk pemasaran hasil panen kol tersebut tidak susah. Mereka tinggal kirim dan jual kepada para pedagang di pasar sekitar Kecamatan Mekar Baru, Kronjo, dan Kresek. (rls/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here