Home OLAHRAGA Chelsea vs Bayern Munchen (0-3), The Blues Turun Level

Chelsea vs Bayern Munchen (0-3), The Blues Turun Level

0
SHARE
TAKLUK: Pemain Chelsea Mateo Kovacic (kiri) gagal melewati pemain tamu Bayern Munchen dan takluk 3-0 di kandang sendiri. FOTO: Net

LEG pertama Babak 16 besar Liga Champions menghasilkan skor kejutan saat Chelsea menjamu Bayern Munchen di Stamford Bridge, Rabu (26/2) dinihari WIB. Walau berlangsung ketat, perbedaan di babak kedua bikin Bayern Munchen menang 3-0.

Pada laga yang disaksikan 6.761 penonton, babak pertama berakhir 0-0, Bayern unggul penguasaan bola. Baru di babak kedua Bayern menjebol gawang kiper kawakan Wilfredo Daniel Caballero sebanyak tiga kali.

Dua gol awal yang tercipta didapat dalam rentang waktu tiga menit yakni pada menit 51 dan 54. Gnabry adalah aktornya. Satu gol lainnya dicetak Robert Lewandowski di menit ke-76.

Setelah itu The Blues harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-83 akibat kertu merah yang didapat Marcos Alonso setelah melanggar Lewandowski.

Pelatih Chelsea Frank Lampard mengakui permainan anak asuhannya sangat jelek ketika digasak Bayern. “Performa kami buruk dan kadang Anda harus jujur secara brutal,” ujar Lampard kepada BT Sport.

“Mereka (Bayern) mengungguli kami di setiap bagian dan itu cukup menyedihkan. Level tim mereka adalah mengapa mereka menantang di Bundesliga dan Eropa tahun demi tahun,” ucapnya.

“Saya kecewa kami tidak bisa berbuat lebih banyak melawan mereka. Kami harus menerimanya dan berusaha untuk kembali ke level yang kami inginkan. “Jika Anda lihat pilihan passing yang mereka bikin, pilihan kami harus ditingkatkan. Kami akan selalu bermain dengan bangga, tapi saya lebih peduli tentang gambaran yang lebih besar. Seberapa cepat kami bisa pulih untuk Liga Primer Inggris dan seberapa cepat kami bisa naik level?”

Di kubu tamu Serge Gnabry mengaku dirinya merasa beruntung di London setelah mencetak dua gol dalam kemenangan Bayern 3-0 atas tuan rumah Chelsea. Gnabry memborong dua gol dalam rentang waktu tiga menit di babak kedua, masing-masing pada menit ke-51 dan 54, dengan keduanya adalah hasil umpan dari Robert Lewandowski. Gnabry menjadi pemain kedua yang pernah mencapai itu di pertandingan knock-out, sesuatu yang hanya dilakukan Ronaldinho sebelumnya. Legenda asal Brasil itu mencetak kekalahan 4-2 dari Chelsea di Stamford Bridge pada 2005.

Ketika bermain untuk Arsenal sebelum kembali ke Jerman, Gnabry hanya mencetak satu gol dari 18 penampilan untuk The Gunners. Namun, ia kini mencetak enak gol di London pada musim ini sendirian. Ia pernah mencetak empat gol dalam kunjungan Bayern sebelumnya dengan kemenangan 7-2 atas Tottenham Hotspur di fase grup pada Oktober lalu.

“Saya tentu (menikmati kembali ke London). Saya memiliki banyak teman di sini. Banyak dari mereka ada di tribun malam ini dan saya pikie mereka memberi saya kekuatan yang baik,” ujar Gnabry kepada BT Sport. Jalannya pertandingan berlangusng seru, terbukti di menit pertama Thimas Muller mendapat ruang tembak. Tapi tendangannya masih mudah diamankan Caballero.

Menit 20, dari situasi tendangan sudut, Giroud menanduk bola dan memantulkannya ke tanah. Neuer masih mudah menangkapnya. Mneit 27, Caballero melakukan penyelamatan gemilang. Dia maju menutup ruang Lewandowski dan tendangan striker asal Polandia itu masih bisa dimentahkan.

Menit 29 Muller kembali mengancam. Dia melakukan shooting dari luar kotak penalti yang masih melenceng tipis.

Chelsea merespon. Menit 34, Mason Mount melepas umpan dari dalam kotak penalti ke arah Giroud. Namun bola masih terlalu jauh untuk dijangkau.

Babak kedua, tidak ada perubahan di starting line up. Kembali, Bayern melakukan pressing ketat. Babak kedua dimulai, Bayern Munich langsung memimpin. Gol dicetak Gnabry di menit ke-51. Berawal dari Azpilicueta yang terpeleset, Gnabry bisa menguasai bola dan memberinya ke Lewandowski. Striker itu langsung mengirim umpan tarik dan diselesaikan dengan tenang oleh Gnabry.

Bayern kembali menambah gol di menit 54. Berawal dari bola lambung dari Neuer dan dimenangkan Lewandowski, dia langsung memberinya ke Gnabry. Dia berlari kencang dan melepas shooting mengoyak gawang Caballero.

Unggul dua gol, Bayern menurunkan tempo permainan. Sementara Chelsea masih kesulitan membongkar pertahanan Boateng dkk. Frank Lampard mengambil keputusan dengan memasukkan William, Abraham, dan Pedro untuk menambah daya gedor. Lewandowski justru cetak gol. Dimenit ke-75, Davies bisa lepas dari kawalan James dan tekel Christensen. Dia mengoper ke Lewandowski yang berdiri bebas di depan gawang Chelsea dan dengan mudah penyerang itu menyarangkannya ke gawang skor 3-0.

Menit 83, Chelsea harus bermain dengan 10 pemain setelah Marcos Alonso dikartu merah atas pelanggarannya pada Lewandowski. Awalnya kartu kuning, tapi wasit mengecek VAR dan memberinya kartu merah. Sampai peluit akhir berbunyi, tidak ada peluang berarti. Bayern menang 3-0. (apw/dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here