Home BISNIS Kepala BPBD Kab.Tangerang Terimbas Larangan Arab Saudi, Masih di Palestina Berharap Kabar...

Kepala BPBD Kab.Tangerang Terimbas Larangan Arab Saudi, Masih di Palestina Berharap Kabar Baik

504
0
SHARE

TIGARAKSA-Kebijakan Arab Saudi yang menghentikan kunjungan umrah, berefek kepada Bambang Sapto. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang yang bertolak ke timur tengah dua hari lalu, kemungkinan tak bisa melaksanakan ibadah umrah. Hingga kemarin, ia masih menunggu kabar dari Kedutaan Besar RI di Arab Saudi.

“Saya masih di masjidil Aqsha, Palestina. Rencananya, Minggu baru ke Madinah dan Mekkah untuk umrah. Ini masih menunggu kabar selanjutnya dari kedutaan apa larangan masih berlaku atau tidak. Saya belum umrah. Karena rencana awal ke sini (Palestina) dahulu,” katanya melalui pesan WA. Data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tigaraksa, ada 40 jemaah asal Kabupaten Tangerang yang akan bertolak ke Arab Saudi. Kasi Pemberangkatan Umrah dan Haji Kemenag Kabupaten Tangerang, Anas Saudi mengatakan, belum memiliki angka pasti, jemaah umrah yang batal berangkat ke Arab Saudi. Ia mengungkapkan, calon jemaah langsung berhubungan dengan travel agen pemberangkatan. Terkecuali calon jemaah yang belum memiliki paspor.

“Data yang kita ketahui yakni ada 40 orang yang mengajukan surat rekomendasi untuk keperluan paspor dan visa ke Mekah dan Madinah. Biasanya mereka yang akan berangkat, kalau jemaah yang sudah memiliki paspor dan akan berangkat umrah datanya tidak ada di kita,” jelasnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (27/2). Anas mengungkapkan, sudah menerima pengumuman dari kemenag perihal adanya kebijakan larangan berkunjung ke Arab Saudi.

Ia belum menerima kepastian, sampai waktu kapan kebijakan baru ini dicabut. Ia mengimbau kepada calon jemaah umrah agar bersabar. “Kami sampaikan agar warga yang sudah menabung umrah harap bersabar dengan kebijakan baru ini. Adapun yang punya niatan untuk umrah agar menunda terlebih dahulu,” jelasnya. Anas akan mengumpulkan travel haji dan umrah di Kabupaten Tangerang sesuai dengan arahan dari kemenag. “Arahannya biro perjalanan harus membuat penjadwalan ulang. Jumlah total yang terdaftar di kita ada 17 biro perjalanan,” ujarnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here